Oleh Taufikurrahman, VP – New Maverick Digital Delivery (wondr by BNI)
BELUM semua masyarakat Indonesia melek teknologi, dalam hal ini teknologi digital. Namun, setidaknya sebagian besar masyarakat sudah mengenal dan menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari, seperti untuk berbisnis, baik besar maupun kecil-kecilan.
Salah satu teknologi yang kini mulai diakrabi masyarakat adalah QRIS. Dengan QRIS, transaksi menjadi makin mudah dan menyenangkan. Saat pulang kampung, beberapa waktu lalu, saya mengamati sebuah warung menjual nasi kuning cukup ramai pembeli. Yang menarik, sebagian besar transaksinya dilakukan dengan menggunakan QRIS.
Kelihatannya pemilik warung tersebut cukup melek teknologi dan juga layanan finansial lainnya yang disediakan bank ataupun fintech. Tentunya ia menjadi merchant QRIS salah satu bank atau fintech yang menyediakan layanan tersebut.
Baca juga: QRIS Jadi Simbol Kemandirian Ekonomi Indonesia
Dari pengamatan tersebut, spontan terpikir sebuah ide sederhana yang bisa disisipkan pada saat transaksi QRIS dilakukan. Hal itu untuk menambah daya tarik guna keperluan boosting akuisisi dan peningkatan transaksi nasabah. Caranya yaitu dengan menggunakan dana program dan promo yang biasanya memang sudah disiapkan, tapi mungkin cara penggunaannya masih kurang tepat sasaran.
Bisa dengan menambahkan voucher promo potongan harga yang otomatis muncul dan dapat langsung digunakan oleh nasabah pada screen/step inputan harga makanan (misalnya nasi kuning yang dibeli), yang kemudian dilanjutkan dengan proses pembayaran dengan menginput PIN.
Voucher promo potongan harga di atas diterbitkan khusus per merchant dengan nilai yang lebih besar untuk nasabah yang baru install aplikasi, registrasi, atau melakukan pembukaan rekening. Hal itu untuk menambah daya tarik, dalam hal ini akuisisi nasabah baru.
Bagi yang sudah menjadi nasabah, nilai voucher potongan harga relatif lebih kecil. Dengan begitu, mereka akan tetap termotivasi/tertarik untuk terus bertransaksi.
Baca juga: Siap-Siap! Warga RI ke Jepang Bisa Gunakan QRIS Mulai 17 Agustus 2025
Dengan strategi promo tersebut, transaksi akan terus bertumbuh dengan bertambah/meningkatnya jumlah nasabah dan transaksi. Hal ini akan menciptakan efek bola salju bagi peningkatan CASA perusahaan secara signifikan. Dana tidak pernah keluar, hanya berpindah dari rekening nasabah ke rekening merchant, dan rekening keduanya ada di CASA kita.
Tak hanya itu, bahkan nasabah akan terus menambah/meningkatkan dananya untuk tetap dapat melakukan transaksi agar mendapatkan promo di atas. Ini sebuah potensi bisnis yang menjanjikan. (*)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More