Keuangan

DANA Perkuat Layanan Keuangan Digital di 2024, Begini Strateginya

Jakarta – PT Espay Debit Indonesia Koe atau dikenal dengan DANA, terus mengembangkan dan memperkuat layanan keuangan digital di 2024. Hal ini, menyusul capaian kinerja positif pada periode tahun sebelumnya.

Tercatat, jumlah pengguna DANA hingga 2023 mencapai 170 juta, atau meningkat 23 persen dari tahun sebelumnya. Selain itu, terjadi peningkatan transaksi QRIS 272 persen dan transaksi Send Money 147 persen (YoY).

Kami mencatatkan pertumbuhan transaksi QRIS yang signifikan pada tahun dari tahun 2022 ke 2023, yaitu mencapai 272 persen. Sedangkan, fitur Kirim Uang juga mengalami pertumbuhan sebesar 147 persen di tahun 2023, kata VP Product of DANA Indonesia Adri Awwal, dalam konferensi pers bertajuk ‘Dialog DANA: Pertumbuhan Dompet Digital DANA 2023’, Selasa, 30 Januari 2024.

Baca juga: Saldo Pengguna Raib, Ini yang Dilakukan DANA

Menurut Adri, angka-angka tersebut tidak hanya menunjukkan antusiasme para pengguna terhadap fitur yang DANA hadirkan, tapi juga menggambarkan terpenuhinya gaya hidup finansial para pengguna dari layanan yang ditawarkan.

Ia mengatakan, sebagai perusahaan teknologi yang mengedepankan Quality of Service (QoS) atau kualitas layanan, DANA juga senantiasa menjadi dompet digital yang relevan bagi para penggunanya sehingga dapat mendorong produktivitas pengguna terutama dalam aspek gaya hidup finansialnya

Head of Investment and Insurance DANA Indonesia Ivan Kusuma menambahkan, DANA selalu berfokus pada pengalaman pengguna dalam menghasilkan inovasi dan layanan produk. 

“Dalam setiap pengembangan layanan keuangan digital DANA, kami selalu memulainya dengan mengobservasi kebutuhan pengguna saat ini,” tambahnya.

Oleh karena itu kata dia, DANA memiliki dua layanan finansial spesifik untuk asuransi dan investasi. DANA Siaga untuk asuransi, DANA eMAS dan DANA Goals untuk investasi terus dikembangkan demi memberikan produk asuransi dan investasi yang aman dan mudah dimiliki pengguna. 

Hasilnya, pertumbuhan positif juga dirasakan pada layanan keuangan digital DANA, seperti DANA Siaga yang melonjak hingga sembilan kali lipat. 

“Dengan menghadirkan produk teknologi finansial yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, DANA dapat semakin memperkuat posisinya sebagai dompet digital pilihan masyarakat,” bebernya.

Baca juga: BI Catat Transaksi Keuangan Digital Terus Tumbuh, Ini Buktinya

Ke depannya, DANA akan fokus mengembangkan pengalaman terbaik pengguna demi memudahkan masyarakat dalam bertransaksi dan menempatkan peningkatan sistem keamanan di aplikasi DANA sebagai prioritas.

“Tingkat keamanan aplikasi harus menjadi fokus kami sebagai penyedia layanan teknologi finansial. Kami akan terus berkomitmen untuk memastikan kerjasama antar pemangku kepentingan  tetap terjalin dengan baik demi upaya mewujudkan Indonesia cashless society,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

1 hour ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

2 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago