Categories: Info BPRNews Update

Dana PEN Sudah Mengalir ke BPR Sebesar Rp1,8 Triliun

Jakarta – Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal, Suminto mengungkapkan, sampai dengan 17 September 2021, jumlah penyaluran kredit ke 367 bank perkreditan rakyat (BPR) sudah mencapai Rp1,8 triliun. Pemberian kredit atau likuiditas kepada BPR tersebut telah sesuai dengan PMK 104/PMK05/2020.

Peraturan tersebut berbunyi bahwa penempatan dana program PEN tidak dilakukan langsung kepada BPR, namun dilakukan melalui bank umum, sehingga BPR yang membutuhkan bantuan likuiditas untuk penyaluran kredit kepada nasabah dapat mengajukan pinjaman kredit atau likuiditas kepada bank umum mitra penempatan dana program PEN.

“Berdasarkan data yang disampaikan oleh bank umum mitra penempatan dana program PEN, penyaluran kredit kepada BPR 99% dilakukan oleh bank pembangunan daerah,” ujar Suminto secara virtual, di acara hybrid seminar Infobank BPR Awards 2021, Rabu, 29 September 2021.

Di samping itu, dukungan bunga non-KUR yang berupa subsidi juga telah  dimanfaatkan oleh  BPR-BPRS. Dimana pada 2020, ada 816 BPR/BPRS yang memanfaatkan subsidi bunga tersebut. Sementara pada 2021, terdapat 298 BPR/BPRS yang memanfaatkan subsidi bunga tersebut.

“Kita mengharapkan di sisa tahun 2021 ini semakin banyak BPR-BPRS yang memanfaatkan mekanisme subsidi bunga ini yang tentu di satu sisi akan meringankan para debitur kita. Dan di sisi lain tentunya ini diharapkan akan membantu operasi BPR itu sendiri, karena dengan kapasitas debitur yang lebih baik, diharapkan akan mendukung likuiditas maupun kinerja BPR-BPRS,” jelas Suminto. (Steven Widjaja)

Dwitya Putra

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

49 seconds ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago