Categories: Perbankan

Dana Pemda di Perbankan Melonjak Jadi Rp273,5 Triliun

Dana yang sudah ditransfer ke daerah belum sepenuhnya dipergunakan untuk mendanai belanja daerah, sehingga telah mendorong pelonjakan dana pemerintah daerah yang ada di perbankan. Rezkiana Nisaputra

Jakarta–Kementerian Keuangan mencatat, dana pemerintah daerah (pemda) yang ada di perbankan sampai dengan bulan Juni 2015 mengalami peningkatan cukup signifikan yakni mencapai Rp273,5 triliun atau lebih tinggi bila dibandingkan tahun sebelumnya di periode yang sama.

“Tahun lalu 2014, dana pemerintah daerah yang ada di perbankan sampai kuartal II itu Rp229 triliun, kalau tahun ini Rp273,5 triliun,” ujar Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2015.

Menurutnya, pelonjakan dana pemerintah daerah yang ada di perbankan sudah terjadi sejak 2011 sampai saat ini. Dia mengungkapkan, kuartal II tahun ini dana pemerintah yang ada diperbankan paling besar sejak 2011 silam. Tercatat, pada 2011 hanya Rp135,4 triliun.

“Lalu meningkat di Juni 2012 sebesar Rp178,1 triliun, meningkat kembali Rp199,6 triliundi 2013. Pada 2014 meningkat lagi menjadi Rp229 triliun dan 2015 ini sebesar Rp273,5 triliun,” tukas Bambang.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, bahwa melonjaknya dana pemerintah daerah yang ada di perbankan di Juni 2015 ini, lantaran dana yang sudah ditransfer ke daerah belum sepenuhnya dipergunakan untuk mendanai belanja daerah terutama untuk belanja modal infrastruktur.

“Sampai saat ini sebagian besar daerah masih dalam proses persiapan pelaksanaan kegiatan. Dana Rp273,5 triliun itu belum menjadi aktifitas masih ada di bank, oleh sebab itu tingkat konsumsi masih rendah,” tutup Bambang. (*)

@rezki_saputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

8 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

13 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

14 hours ago