Jakarta – PT Samuel Aset Management (SAM) telah mengelola dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp7,9 triliun per Juli 2017.
Sementara untuk target, SAM menargetkan total dana kelolaan sampai dengan akhir tahun bisa mencapai Rp9 triliun.
“Saat ini total dana kelolaan reksa dana dan kontrak pengelolaan dana investasi (KPD) sekitar Rp7,9 triliun. Target kami di awal tahun harapannya bisa capai Rp9 triliun akhir 2017,” kata Presiden Director PT Samuel Aset Management, Agus B Yanuar, di Bursa Efek Indoensia (BEI), Jakarta, Jumat 25 Agustus 2017.
Dengan bidikan sebesar Rp9 triliun hingga akhir 2017, maka perusahaan harus meraih dana kelolaan sebesar Rp1,1 triliun dalam beberapa bulan lagi. Aguspun tetap optimis bisa mengejar target tersebut.
” Untuk mencapai pertumbuhan, biasa diperoleh tiga hal. Pertama pertumbuhan aset dasar yang dinaikkan (NAB). Kedua penambahan produk baru. Dan investor institusi baru yang kami penetrasi,” terang Agus.
Untuk produk yang baru, menurut Agus, manajemen belum mengubah arah pangsa pasar. Perusahaan masih akan fokus kepada pasar domestik. Apalagi, potensi investor kelembagaan di domestik di Indonesia juga cukup besar.
Walaupun begitu, Agus akan menambah produk pasar keuangan yang lebih komservatif. Pasalnya, saat ini, mayoritas produk didominasi reksadana campuran dan saham.
Dari sisi nasabah, sambung dia, jumlah investor yang resmi sebagai nasabah SAM sebanyak 180 institusi, dari sisi perorangan mencapai 7.200 rekening. ”Harapannya akhir tahun bisa mencapai 10 ribu rekening,” tutup Agus. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More