News Update

Dana Kelolaan MMI Capai Rp48,1 Triliun

Jakarta-PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) berhasil mengantongi dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp48,1 Triliun, sampai dengan Juli 2017.

Direktur Mandiri Investasi,Endang Astharanti, mengatakan dengan pencapaian tersebut, menjadikan MMI sebagai manager investasi lokal terbesar dari sisi AUM.

“Sampai dengan Juli 2017 Mandiri Investasi mengelola dana sebesar Rp48,1 Triliun yang menjadikan Mandiri Investasi sebagai Manajer Investasi lokal terbesar dalam segi AUM,” kata Endang di Jakarta, Rabu, 16 Agustus 2017.

Menurutnya, pilihan produk Reksa Dana yang ditawarkan MMI kepada nasabah induk usahanya yakni Bank Mandiri saat ini tidak hanya sebatas Reksa Dana Terproteksi dan Open End.

“Bank Mandiri juga menawarkan produk Reksa Dana Global yaitu Mandiri Global Sharia Equity Dollar,” terangnya.

Ia menerangkan, dalam mengelola portfolio global produk ini Mandiri Investasi berkolaborasi dengan perusahaan manajer investasi global terkemuka, J.P. Morgan Asset Management yang berperan sebagai technical advisor.

“Mandiri Investasi selalu siap memberikan layanan terbaik bagi para nasabah dan calon investor Bank Mandiri,” pungkasnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

4 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

9 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

9 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

10 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

10 hours ago