Perbankan

Dana Kelolaan Melonjak 20,42 Persen, BRI Kedepankan Instrumen Investasi yang Aman

Jakarta –  PT Bank Rakyat Indonesia (Pesero) Tbk atau BRI mencatat sepanjang semester I-2023, dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) wealth management melonjak 20,42% (yoy), dengan peningkatan jumlah nasabah mencapai 19,84% (yoy).

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, bahwa selama ini perseroan senantiasa memperkuat strategi dan mengedukasi terkait pentingnya pengelolaan keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Peningkatan minat masyarakat dalam investasi telah mengantarkan pertumbuhan kinerja wealth management,” ujar Handayani dikutip Minggu, 30 Juli 2023.

Dalam mengoptimalisasi sinergi di BRI Group, BRI terus melakukan kolaborasi dengan anak perusahaan terkait layanan wealth management. BRI juga turut serta dalam meningkatkan kapabilitas karyawannya melalui akselerasi sertifikasi bidang pengelolaan keuangan secara masif. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan layanan financial advisory BRI kepada nasabah dan seluruh masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui, instrumen produk yang ditawarkan BRI memiliki risiko yang relatif aman, serta investasi dan proteksi bekerja sama dengan manager investasi, asuradur maupun sekuritas yang terpercaya.

Baca juga: BRI Bidik Porsi Loan at Risk Kembali Single Digit pada 2025

Ia melanjutkan, BRI memiliki visi untuk menjadi pilihan utama nasabah dalam mempercayakan seluruh transaksi perbankan. Peran ini sebagai finansial supermarket dalam menjawab beragam kebutuhan investasi dan proteksi nasabah.

Seluruh layanan keuangan BRI senantiasa mendukung aspek integrated and one stop financial solution untuk mendukung kebutuhan nasabah individu maupun bisnis, melalui berbagai instrumen, seperti Obligasi Pemerintah, Obligasi Korporasi, Reksadana, Sekuritas, Bancassurance maupun Pengelolaan Dana Pensiun.

Dalam mendukung peningkatan kinerja, Handayani menambahkan, bahwa BRI terus menyelaraskan strategi bisnis dengan digitalisasi. Hal itu tercermin dari penyediaan layanan Financial Super Apps BRImo yang telah memberikan kemudahan nasabah dalam bertransaksi, sejalan dengan misi menjadikan BRImo sebagai layanan digital banking yang menghadirkan solusi holistik bagi nasabah. 

“Dengan penyediaan layanan Personal Financial Manager dan fitur Cek Uangku, BRImo menawarkan kemudahan bagi para nasabahnya dalam mengetahui kondisi keuangannya,” katanya.

BRI optimistis bisnis wealth management mempunyai prospek yang baik dan akan terus tumbuh di masa mendatang. Handayani meyakini kesadaran nasabah untuk memproteksi diri, keluarga, serta aset mereka akan tumbuh secara berkelanjutan. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

29 mins ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

2 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

3 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

4 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

4 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

4 hours ago