Pelayanan BPJS Ketenagakerjan/Istimewa
Jakarta– Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (TK) mengawali tahun 2018 dengan kinerja yang memuaskan. Hal ini tercermin dari hasil kinerja yang lebih baik dari periode yang sama pada tahun 2017 yang lalu sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan di Januari 2018.
Tercatat hingga Januari 2018, dana kelolaan BPJS TK telah mencapai Rp321 Triliun atau meningkat 24,38 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
“Mengawali tahun 2018 ini, kami terus berupaya memberikan perlindungan terbaik bagi seluruh pekerja, salah satunya juga dengan melakukan integrasi sistem yang lebih mutakhir. Ini kami lakukan agar pelayanan yang kami berikan kepada para pekerja bisa lebih optimal,” ungkap Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto di Restoran Batik Kuring Jakarta, Jumat 23 Febuari 2018.
Baca juga: Perkuat Integritas Internal, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KPK
Dari sisi pencapaian iuran sendiri, realisasi hingga bulan Januari 2018 sebesar Rp3,54 Triliun yang juga lebih baik dari tahun lalu sebesar Rp2,91 Triliun atau meningkat 21,65 persen.
Sementara untuk pembayaran klaim dan jaminan hingga Januari 2018 tercatat sebesar Rp2,13 Miliar dari 4 program yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami harap kinerja yang sudah dicapai dengan baik ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan agar di penghujung 2018 nanti, capaian yang diraih memuaskan”, tutup Agus. (*)
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More