Jakarta – DANA sebagai layanan keuangan digital mencatat pertumbuhan pesat dalam hal pengguna yang terdaftar dan transaksi di tahun 2022 mencapai lebih dari 135 juta pengguna dari 93 juta pengguna di tahun 2021.
Chief Executive Officer DANA Indonesia, Vince Iswara, mengatakan bahwa, rata-rata transaksi harian pada Desember 2022 terdapat pertumbuhan hingga 2,5 kali lipat atau naik 150% dibanding Desember 2021.
“Pencapaian ini merupakan momentum bagi DANA sebagai solusi keuangan modern untuk terus menyebarkan nilai, inovasi, serta produk dan layanan DANA yang maksimal kepada seluruh pemangku kepentingan,” ucap Vince dikutip di Jakarta, 26 Januari 2023.
Kemudian, Vince berharap DANA akan terus memberikan solusi keuangan modern yang paling sesuai, serta melampaui demografi, usia, dan bermanfaat bagi masyarakat dan segmen bisnis Indonesia. Tidak hanya itu, DANA juga akan mengakselerasi teknologi dan layanan keuangan ekonomi digital Indonesia.
“Kami akan terus menjalin kerja sama erat dengan mitra bisnis dan regulator dalam mewujudkan hal ini. Berkat kolaborasi erat dengan Bank Indonesia, DANA dapat membantu misi negara dalam memperluas penyediaan infrastruktur akses layanan keuangan melalui QRIS Cross Border DANA yang sudah tersedia di Thailand,” imbuhnya.
Adapun, Chief of Product DANA Indonesia, Rangga Wiseno, menjelaskan bahwa, bagi mitra online merchant DANA yang juga mengembangakan merchant wallet turut mencatatkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 57% di 2022.
“Selain itu, bagi mitra merchant DANA juga mengembangkan Merchant Wallet, sebuah dasbor layanan mandiri yang membantu mengoptimalkan bisnis mereka. Persentase pertumbuhan online merchant DANA pada tahun 2021 ke 2022 adalah senilai 57%,” ujar Rangga dalam kesempatan yang sama. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More