Market Update

Dana Asing Tercatat Inflow Rp1,09 Triliun, Saham Bank Mendominasi

Poin Penting

  • Pada 23 Februari 2026, investor asing mencatat net foreign buy Rp1,09 triliun, meski secara year-to-date masih net sell Rp19,26 triliun.
  • BBRI dan BMRI menjadi incaran utama asing, disusul ANTM, BIPI, dan TINS.
  • Indeks ditutup di 8.396,08 dengan 468 saham naik dan seluruh sektor menguat, dipimpin sektor bahan baku, transportasi, dan industrial.

Jakarta – Aliran dana investor asing terlihat kembali masuk ke Indonesia tecermin dari Net Foreign Buy pada perdagangan Senin, 23 Februari 2026 senilai Rp1,09 triliun.

Meski demikian, net foreign sell secara year-to-date (ytd) sejak awal tahun masih tercatat senilai Rp19,26 triliun.

Baca juga: DEN Beberkan Jurus Tarik Minat Investor Asing

Hal itu tecermin dari lima saham terbanyak yang diborong oleh investor asing berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia, antara lain:

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp393,52 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp328,00 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp133,58 miliar
  • PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI): Rp115,85 miliar
  • PT Timah Tbk (TINS): Rp100,35 miliar.

Hal tersebut sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin yang kembali ditutup menguat ke posisi 8.396,08 atau naik 1,50 persen dari level 8.271,76.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 206 saham terkoreksi, 468 saham menguat, dan 142 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 49,60 miliar saham diperdagangkan dengan 3,04 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp24,16 triliun.

Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Naik 0,36 Persen ke Posisi 8.425

Adapun, seluruh sektor juga terpantau menguat, dengan tiga sektor teratas antara lain, sektor bahan baku naik 3,31 persen, sektor transportasi meningkat 3,09 persen, dan sektor industrial menguat 1,73 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

2 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

2 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

2 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

3 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

4 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

5 hours ago