Dana Asing Kembali Masuk Rp1,06 Triliun, ASII dan BBRI Paling Banyak Diborong

Jakarta – Aliran dana investor asing tercatat kembali masuk ke Indonesia yang terlihat dari Net Foreign Buy pada perdagangan Selasa, 19 Agustus 2025, yang tercatat senilai Rp1,06 triliun.

Masuknya dana investor asing tersebut didominasi oleh saham sektor keuangan, khususnya saham perbankan. Meski demikian, net foreign sell secara year-to-date (ytd) masih tercatat sebesar Rp38,95 triliun.

Baca juga: Dana Asing Rp1,52 Triliun Masuk, BBRI dan BBCA Jadi Incaran

Hal itu tecermin dari lima saham terbanyak yang diborong oleh investor asing berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia, antara lain:

  • PT Astra International Tbk (ASII): Rp852,78 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp144,07 miliar
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp131,41 miliar
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp112,11 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp80,01 miliar.

Di mana, hal tersebut berbanding terbalik dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di perdagangan kemarin, Selasa, 19 Agustus 2025, yang ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke posisi 7.862,94 atau turun sebanyak 0,45 persen dari level 7.898,37.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 242 saham terkoreksi, 405 saham menguat, dan 155 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 40,05 miliar saham diperdagangkan dengan 2,17 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp18,55 triliun.

Baca juga: IHSG Pagi Ini Berbalik Dibuka Hijau ke Posisi 7.880

Adapun, beberapa indeks dalam negeri mengalami pergerakan yang variatif, dengan IDX30 turun 0,58 persen menjadi 421,82 dan LQ45 merosot 0,71 persen menjadi 815,23. Sedangkan, Sri-Kehati naik 0,59 persen menjadi 373,70 dan JII menguat 0,23 persen menjadi 535,38. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

3 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

8 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

12 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

12 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

12 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

12 hours ago