Dana Asing Kembali Lari Rp906,33 M, 3 Saham Bank BUMN Paling Banyak Dijual

Jakarta – Aliran dana investor asing terlihat kembali keluar dari Indonesia, dengan Net Foreign Sell pada perdagangan Kamis, 8 Mei 2025 tercatat mencapai Rp906,33 miliar. 

Dengan kembali tingginya arus keluar investor asing dari saham-saham perusahaan dan kapitalisasi pasar jumbo di Indonesia, mendorong net foreign sell secara Year-to-Date (YtD) mencapai Rp36,39 triliun.

Baca juga: Net Buy Tercatat Rp87,25 Miliar, 5 Saham Ini Terbanyak Diborong Asing

Adapun tiga dari lima saham terbanyak yang dijual oleh investor asing berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia berasal dari emiten bank pelat merah (BUMN), antara lain:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp452,98 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp278,92 miliar
  • PT Bank Negeri Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp101,06 miliar
  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp80,17 miliar
  • PT Astra International Tbk (ASII): Rp65,21 miliar.

Hal itu sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis yang ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke posisi 6.827,75 dari dibuka pada level 6.926,22 atau ambles sebesar 1,42 persen.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke Posisi 6.889

Statistik RTI Business mencatat sebanyak 393 saham terkoreksi, 228 saham menguat, dan 184 tetap tidak berubah. Sebanyak 38,44 miliar saham diperdagangkan dengan 1,62 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp14,85 triliun.

Adapun seluruh indeks dalam negeri juga bergerak turun, dengan IDX30 melemah 1,75 persen menjadi 395,68, LQ45 merosot 1,71 persen menjadi 763,76, JII turun 1,34 persen menjadi 464,59, dan Sri-Kehati melemah 1,60 persen menjadi 351,66. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

22 mins ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

34 mins ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

44 mins ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

54 mins ago

CCTV Tol Bisa Dipantau Real-Time di Travoy, Jasa Marga Bantu Pemudik Pilih Rute Terbaik

Poin Penting: Jasa Marga menyediakan akses CCTV di ruas tol yang dapat dipantau real-time melalui… Read More

1 hour ago

Prabowo Tegaskan Defisit APBN Tetap 3 Persen, Hanya Diubah Jika Terjadi Krisis Besar

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan batas defisit APBN 3 persen dari PDB tetap dipertahankan.… Read More

1 hour ago