Market Update

Dana Asing Kembali Keluar Rp1,36 Triliun, Ini 5 Saham Terbanyak Dilego

Poin Penting

  • Investor asing jual bersih Rp1,36 triliun pada perdagangan 2 Oktober 2025, dominan di sektor keuangan, bahan baku, dan teknologi.
  • Lima saham yang paling banyak dijual asing: BBRI, EMTK, BBCA, ANTM, dan MBMA, dengan total penjualan terbesar pada saham BBRI.
  • IHSG tetap menguat 0,34 persen ke level 8.071,08 meski terjadi aksi jual asing, dengan total nilai transaksi mencapai Rp26,85 triliun.

Jakarta – Aliran dana investor asing kembali tercatat keluar dari pasar modal Indonesia. Pada perdagangan Kamis, 2 Oktober 2025, nilai net foreign sell mencapai Rp1,36 triliun.

Arus keluar tersebut terutama berasal dari sektor keuangan, khususnya perbankan, serta sektor bahan baku dan teknologi. Dengan demikian, posisi net foreign sell secara year-to-date (ytd) mencapai Rp49,50 triliun.

Baca juga: 309 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.080

Berdasarkan data dari Phillip Sekuritas Indonesia, berikut lima saham yang paling banyak dijual oleh investor asing:

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp914,51 miliar
  • PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK): Rp190,16 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp184,69 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp149,30 miliar
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Rp142,22 miliar.

Meskipun terjadi aksi jual bersih oleh asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap berhasil ditutup menguat pada perdagangan 2 Oktober 2025. IHSG naik 0,34 persen ke level 8.071,08, dari sebelumnya 8.043,82.

Baca juga: IHSG Ditutup Bertahan di Zona Hijau, WOOD, MCAS, BBYB jadi Top Gainers

Lalu, berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 337 saham terkoreksi, 321 saham menguat, dan 138 saham tetap tidak berubah. 

Adapun, sebanyak 43,26 miliar saham telah diperdagangkan dengan 2,61 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp26,85 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

4 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

8 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

8 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

9 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

9 hours ago