News Update

Dana Asing Diperkirakan Masuk USD3-4 Miliar ke SBN di 2018

UJakarta – Manulife Aset Manajemen Indonesia memperkirakan aliran dana masuk (capital inflow) ke surat berharga nasional (SBN) bisa mencapai sekitar USD3-4 miliar di tahun depan.

Potensi sumber dana baru itu akan masuk apabila Indonesia masuk ke dalam global bond index Bloomberg.

“Dari sisi kuantitatif, Indonesia telah memenuhi syarat untuk masuk global bond indexing. Indonesia telah mendapatkan predikat layak investasi dari tiga perusahaan pemeringkat global,” kata Chief Investment Officer Manulife Aset Manajemen Indonesia, Ezra Nazula, Selasa, 12 Desember 2017.

Ia sendiri mengungkapkan, kemungkinan bobot investasi di Indonesia dalam indeks tersebut kecil di awal, sekitar 0,15-0,17 persen.

Bobot tersebut mencerminkan dana sekitar USD3-4 miliar dari total dana asing yang mengikuti indeks tersebut.

Lebih lanjut dia menuturkan, Indonesia akan direvew untuk masuk ke dalam indeks tersebut Januari tahun depan. Selain Indonesia, negara lain yang akan direview untuk masuk ke dalam indeks adalah Cina.

Dia pun berharap Indonesia dapat masuk ke dalam global bond index sehingga akan meningkatkan dana asing yang masuk ke pasar surat utang Indonesia. Meskipun, secara perhitungan terdapat beberapa penilaian yang belum diketahui Ezra. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

20 mins ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

9 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

10 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

10 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

11 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

12 hours ago