Nasional

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting

  • Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun, disusul riset, perguruan tinggi, dan kebudayaan.
  • Dana pokok tidak boleh digunakan, hanya hasil pengembangan yang dimanfaatkan untuk beasiswa, penelitian, dan program strategis lainnya.
  • Total awardee reguler mencapai 58.513 orang sejak 2013, dengan ratusan ribu penerima tambahan melalui skema kolaborasi lintas kementerian

Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mencatat total dana abadi yang dikelola hingga saat ini mencapai Rp180,8 triliun. Dana tersebut terdiri dari sejumlah pos, mulai dari dana abadi pendidikan hingga kebudayaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama LPDP, Sudarto menegaskan, dana abadi merupakan dana pokok yang tidak boleh digunakan. Pemanfaatan hanya berasal dari hasil pengembangannya.

“Dana abadi itu artinya yang boleh digunakan hanya hasil kelolaannya, pokoknya tidak boleh digunakan,” ujar Sudarto di Jakarta, Rabu, 25 Februari 2026.

Baca juga: 44 Penerima Beasiswa LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana Beserta Bunga

Ia merinci, dari total Rp180,8 triliun tersebut, sebesar Rp149,8 triliun dialokasikan untuk dana abadi pendidikan yang digunakan, antara lain, untuk program beasiswa.

Selain itu, dana abadi penelitian tercatat sebesar Rp14 triliun, dana abadi perguruan tinggi Rp11 triliun yang ditujukan untuk mendukung peningkatan peringkat perguruan tinggi di Indonesia, serta dana abadi kebudayaan sebesar Rp6 triliun.

Tata Kelola dan Kolaborasi

Sudarto menjelaskan, pengelolaan dana abadi dilakukan melalui skema kolaborasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga.

Untuk dana abadi pendidikan misalnya, LPDP bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Kementerian Agama (Kemenag).

Khusus untuk Dana Abadi Penelitian (DAP), pengelolaan program management office (PMO) berada di Kemdiktisaintek, BRIN, dan Kemenag.

“Kemudian untuk dana abadi kebudayaan berada di bawah koordinasi Kementerian Kebudayaan, dan dana abadi perguruan tinggi dikelola bersama Kemdiktisaintek,” jelasnya.

Baca juga: Alumni LPDP Hina Negara, Purbaya Ancam Blacklist dan Minta Dana Beasiswa Dikembalikan

Lebih lanjut, dalam lima tahun terakhir, yakni periode 2020–2025, realisasi belanja dari hasil pengembangan dana abadi dinilai tetap terkendali. Pada 2025, realisasi belanja tercatat Rp11,19 triliun dari pagu Rp11,15 triliun.

“Jadi kita ada  surplus yang diakumulasi dan bisa digunakan untuk penambahan program beasiswa, penelitian, penguatan perguruan tinggi, maupun kebudayaan,” jelasnya.

Puluhan Ribu Awardee

Khusus untuk program beasiswa LPDP, Sudarto menyebut total awardee yang dikelola langsung LPDP (reguler) mencapai 58.513 orang sejak program berjalan pada 2013.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.924 penerima masih dalam tahap persiapan keberangkatan, 19.197 orang sedang menempuh studi (ongoing), dan 33.452 orang telah menjadi alumni.

Adapun pada skema kolaborasi, jumlah penerima di Kemdiktisaintek tercatat 416.783 orang, dengan program degree sebanyak 17.397 orang. 

Di sektor pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen), total penerima mencapai 7.969 orang dengan 1.729 program degree. Sementara di Kementerian Agama, total penerima tercatat 24.451 orang. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

1 hour ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

2 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

4 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

4 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

4 hours ago