Masa pandemi Covid19, kian banyak aktivitas anak atau murid yang dilakukan di Internet. Dari urusan pengetahuan hingga permainan.
Namun hal negatif semisal konten dewasa hingga terkaman pedofil mengincar. melihat hal ini penting buat orang tua dan guru untuk selalu mendampingi anak / murid ketika online dan cegah data pribadi mereka tersebar.
Menurut data KPAI pada periode 2017 hingga 2019, jumlah kasus pornografi dan kejahatan online terhadap anak baik yang menjadi korban ataupun pelaku mencapai 1.940 anak.
Melihat hal itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua atau guru terhadap anak.
1 Bekali anak dengan literasi digital sejak dini. Hal ini dilakukan agar anak atau murid mengetahui dan memahami hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di internet. Ini penting, karena tugas yang diberikan guru selama belajar dari rumah, banyak berkaitan dengan penggunaan internet.
2 Selalu memantau anak saat menggunakan smartphone di rumah. Hal ini harus dilakukan untuk mengetahui, aktivitas anak dalam menggunakan smartphonenya.
3 Melindungi privasi dan data pribadi mereka, agar tetap aman dan nyaman ketika di ranah maya. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More