Jakarta – Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengungkapkan, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di sejumlah Kabupaten Kota cukup memberikan dampak terhadap ketersediaan Tempat Tidur di Rumah Sakit (RS) atau Bed Occupancy Rate ( BOR).
Dirinya menjelaskan, beberapa Provinsi secara rata-rata mengalami penurunan keterisian tempat tidur di RS. Beberapa Provinsi yang mengalami penurunan keterisian RS ialah DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“DKI Jakarta menariknya ini justru kebanyakan turun empat dari lima (kota) sudah turun BOR-nya dibanding pada 4 Januari atau seminggu sebelum PPKM,” kata Dewi pada diskusi virtual di Jakarta, Rabu 27 Januari 2021.
Lebih rinci lagi berdasarkan paparan Dewi, keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di sejumlah wilayah Banten menurun 5,53%. Sedangkan untuk DKI Jakarta juga menurun 1,86%. Sedangkan untuk Provinsi Jawa Tengah keterisian RS turun tajam di 9,25% dan di Jawa Timur juga turun 9,03%
Meskipun begitu Dewi menyebut masih ada beberapa daerah yang mengalami peningkatan pada keterisian RS. Diantaranya Yogyakarta yang naik 2,44%. Sedangkan untuk Provinsi Bali juga masih mengalami kenaikan angka terisian RS yang mencapai 5,14%. Sementara itu untuk Jawa Barat keterisian RS juga masih naik tipis di 0,33%.
Dewi menambahkan, terdapat 47 dari 77 kabupaten dan kota menurun, sedangkan sisanya masih meningkat. Kendati mayoritas mengalami penurunan, menurutnya persentase keterpakaian tempat tidur rumah sakit di 47 kabupaten dan kota tersebut masih di atas 70%.
“Kita melihat ada pengereman tetapi 47 masih di atas 70%. Sudah turun tapi masih harus kita rem supaya di bawah 70%,” tukas Dewi. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More