Perbankan

Dalam 5 Tahun, Setoran Zakat BSI Tembus Rp1,07 Triliun

Poin Penting

  • Total zakat BSI mencapai Rp1,07 triliun dalam periode 2021 hingga 2025 dengan tren terus meningkat.
  • Pada 2026, BSI menyalurkan zakat Rp289 miliar kepada BAZNAS RI.
  • Penyaluran zakat menjangkau lebih dari 1,2 juta penerima melalui puluhan program sosial.

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat kontribusinya sebagai motor penggerak ekonomi umat melalui penyaluran zakat perusahaan dan pegawai.

Pada 2026, BSI menyalurkan zakat sebesar Rp289 miliar kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Nilai tersebut terdiri dari Rp250,3 miliar zakat perusahaan dan Rp39,5 miliar zakat pegawai.

Penyerahan zakat tersebut dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo kepada Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Transaksi ZISWAF BSI Tembus Rp30 Miliar di Ramadhan 2026, Naik 2 Kali Lipat

Anggoro mengungkapkan zakat menjadi salah satu strategi utama perusahaan untuk menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

“Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan kebermanfaatan bagi masyarakat. Zakat kami posisikan sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi umat dan mendorong pemerataan kesejahteraan,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.

Sepanjang 2025, total dana zakat yang disetorkan BSI tumbuh 7,77 persen secara tahunan (YoY). Secara kumulatif, sejak berdiri pada 2021 hingga 2025, total zakat yang disalurkan mencapai Rp1,07 triliun.

Jangkau Jutaan Penerima Manfaat

Zakat BSI pun terus memainkan peran sebagai katalis penggerak ekonomi umat. Pada 2025, penyaluran zakat tahun sebelumnya sebesar Rp268,6 miliar telah menjangkau lebih dari 1,2 juta penerima manfaat melalui lebih dari 40 program.

Program tersebut mencakup bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, hingga dakwah dan advokasi.

Dalam penyalurannya, BSI menggandeng BAZNAS RI dan BSI Maslahat melalui berbagai program pemberdayaan mustahik. Di antaranya program ekonomi seperti 77 Desa BSI dan Sentra UMKM di berbagai daerah, serta program pendidikan seperti BSI Scholarship yang telah menjangkau lebih dari 10 ribu pelajar dan mahasiswa, termasuk program Rumah Qur’an dan lainnya.

“Kami berterima kasih kepada Bank Syariah Indonesia yang juga menjadi kontributor terbesar pembayar zakat. Kami siap mengembangkan dan mendistribusikan untuk program-program yang berdampak terhadap ekonomi umat dan BAZNAS siap melanjutkan pada program-program strategis lainnya”, ujar Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, Rabu, 1 April 2026.

Baca juga: Pembiayaan BSI Tumbuh 14,32 Persen Jadi Rp323 Triliun di Februari 2026

BSI Permudah Pembayaran Ziswaf

Lebih lanjut, Anggoro menuturkan BSI menyediakan kemudahan pembayaran ZISWAF melalui kanal offline maupun e-channel.

Di kanal offline, nasabah dapat melakukan pembayaran ZISWAF melalui cabang BSI yang berjumlah 1.130 kantor. Sedangkan, kanal e-channel melalui ATM, QRIS, BYOND by BSI, BSI Mobile dan Fitur Transaksi Terjadwal.

“Sebagai sahabat finansial, sosial dan spiritual, BSI menyediakan kemudahan pembayaran ZISWAF bagi masyarakat melalui kanal offline dan e-channel. Terdapat juga program khusus seperti wakaf untuk rumah sakit, sekolah yang dapat diakses nasabah BSI melalui aplikasi BYOND by BSI di mana program tersebut kerjasama dengan nazhir tepercaya,” tuturnya.

Sebagai informasi, penghimpunan donasi melalui sejumlah kanal pembayaran BSI tahun 2025 mencapai Rp236 miliar dengan total 10,5 juta transaksi. “Kami lihat tren 2026 angka pengumpulan ZISWAF per bulannya lebih tinggi dibandingkan tahun 2025. Dan sebagai bank kami cukup bangga,” kata Anggoro.

Kinerja Bisnis Topang Kontribusi Sosial

Selain kontribusi sosial, BSI juga memperkuat peran dalam pembangunan ekonomi nasional melalui pembiayaan sektor riil, UMKM, serta pengembangan ekosistem keuangan syariah.

Pada 2025, BSI membukukan laba Rp7,57 triliun atau tumbuh 8,02 persen dengan jumlah nasabah mencapai 23 juta.

Ke depan, BSI berkomitmen memperluas dampak sosial melalui optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZISWAF, termasuk melalui penguatan layanan digital seperti superapps BYOND by BSI.

“Melalui fitur Berbagi, masyarakat dapat dengan mudah menyalurkan zakat, infak, wakaf, dan donasi yang saat ini telah terintegrasi dengan 49 Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi di Indonesia,” pungkasnya. (*) Ayu Utami

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Bank Sinarmas Ajak Nasabah Menabung Sekaligus Donasi Sosial lewat Tabungan Simas Share

Poin Penting Bank Sinarmas meluncurkan Simas Share dengan konsep menabung sekaligus berdonasi dari bunga tabungan… Read More

4 hours ago

Tingkatkan Nilai Tambah, Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini

Poin Penting Alfamart menghadirkan inovasi micro cinema pertama di gerai Gading Serpong bekerja sama dengan… Read More

4 hours ago

BTN Kuasai 72 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi, Penyaluran Tembus Rp3,65 T

Poin Penting BTN mendominasi pasar KPR subsidi dengan pangsa 72 persen hingga Maret 2026, jauh… Read More

4 hours ago

Prabowo Gaspol Perkuat Kerja Sama dengan Korea Selatan, Ini Sasarannya

Poin Penting Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk mempererat hubungan bilateral… Read More

4 hours ago

Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa lewat Livin’ by Mandiri

Poin Penting Bank Mandiri menghadirkan fitur call center gratis di Livin’ by Mandiri yang bisa… Read More

5 hours ago

IHSG Ditutup Menguat Hampir 2 Persen ke 7.184, Mayoritas Sektor Saham Kompak Hijau

Poin Penting IHSG menguat signifikan dengan kenaikan 1,93 persen ke level 7.184 pada 1 April… Read More

5 hours ago