Ilustrasi listrik PLN
Poin Penting
Jakarta – Tarif listrik periode 16–22 Februari 2026 menjadi informasi krusial bagi masyarakat menjelang Ramadan 1447 Hijriah, baik pelanggan subsidi maupun nonsubsidi.
Kepastian tarif listrik per kWh dibutuhkan untuk membantu rumah tangga, pelaku usaha, hingga instansi pemerintah untuk menyusun perencanaan pengeluaran secara lebih terukur di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi energi.
Baca juga: Hore! Pemerintah Beri Diskon Transportasi dan Bansos Mulai Ramadan 2026, Ini Rinciannya
Pemerintah melalui PT PLN (Persero) menetapkan tarif listrik berdasarkan golongan pelanggan dan daya terpasang. Untuk periode 16–22 Februari 2026, tarif listrik tetap mengacu pada ketentuan Triwulan I Tahun 2026, tanpa perubahan dibandingkan periode sebelumnya.
PLN memastikan bahwa tarif listrik yang berlaku pada 16–22 Februari 2026 masih sama dengan tarif listrik triwulan I. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi pelanggan di tengah upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadan.
Perbedaan tarif listrik antara pelanggan subsidi dan non subsidi tetap menjadi perhatian utama, mengingat kebijakan subsidi ditujukan untuk melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Baca juga: Tukar Uang Lebaran 2026 di Aplikasi PINTAR BI Dibuka Hari Ini, Simak Caranya!
Menjelang Ramadan, konsumsi listrik rumah tangga dan kegiatan usaha cenderung meningkat. Dengan mengetahui daftar tarif listrik terbaru, masyarakat dapat mengatur penggunaan energi secara lebih efisien serta mengantisipasi lonjakan pengeluaran bulanan. (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan tema “Menguat dalam Kebersamaan, Tumbuh dengan Keberkahan” di Kantor Pusat KB Bank, Jakarta,… Read More
Poin Penting: Longsor gunungan sampah di Bantargebang menewaskan empat orang dan kembali menyoroti krisis pengelolaan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 3,27 persen ke level 7.337 pada perdagangan 9 Maret 2026.… Read More
Poin Penting: Status Siaga 1 TNI merupakan tingkat kesiapan tertinggi di militer yang menandakan pasukan,… Read More
Poin Penting Pemerintah akan mengevaluasi pergerakan harga minyak dunia selama satu bulan sebelum menentukan kebijakan… Read More
Poin Penting RUPST BNI menyetujui pembagian dividen Rp13,02 triliun dari laba bersih 2025. Nilai tersebut… Read More