News Update

Daftar Orang Tajir di Indonesia Terbaru versi Forbes, Siapa Paling Kaya?

Jakarta – Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia untuk periode Februari 2025. Sejumlah pengusaha besar seperti Prajogo Pangestu, Hartono bersaudara, hingga Low Tuck Kwong masih mendominasi posisi teratas.

Menariknya, empat dari lima nama teratas masuk dalam daftar 100 besar orang terkaya di dunia versi Forbes 2024. Lalu siapa saja mereka? Infobanknews merangkumnya untuk Anda.

1. Prajogo Pangestu

Dinukil laman Forbes.com, Rabu, 5 Maret 2025, meski kekayaan pengusaha di bidang petrokimia, pertambangan, dan energi terbarukan turun menjadi USD31,3 miliar atau setara Rp514 triliun (kurs Rp16.431) namun dirinya masih menempati posisi pertama sebagai orang terkaya di Indonesia.

Pada bulan sebelumnya, harta pemilik PT Barito Pacific Timber ini tercatat USD35,4 miliar (setara Rp574 triliun dengan kurs Rp16.226).

Baca juga : Siapa Orang Terkaya di Indonesia 2025? Ini Daftar Terbaru Versi Forbes

Adapun di tingkat global, ia menempati posisi ke-58 orang terkaya di dunia dari sebelumnya yang menduduki peringkat ke-50 orang terkaya di dunia.

2. Low Tuck Kwong

Low Tuck Kwong, yang sempat menduduki posisi teratas sebagai orang terkaya di Indonesia, kini berada di posisi kedua. Dikenal sebagai “Raja Batu Bara,” ia adalah pendiri Bayan Resources, perusahaan pertambangan batu bara terkemuka di Indonesia.

Total kekayaannya saat ini mencapai USD27,1 miliar atau setara Rp445 triliun. Angka ini turun tipis dari kekayaan bulan sebelumnya yakni USD28,2 miliar atau setara Rp457 triliun.

3. Robert Budi Hartono

Di posisi ketiga, ada Robert Budi Hartono dengan total kekayaan USD22,5 miliar atau Rp369 triliun.

Baca juga : Bos Cimory Masuk Daftar Orang Terkaya di RI, Segini Nilai Hartanya

Sebagai salah satu pemilik kerajaan bisnis Djarum, yang bergerak di sektor rokok, perbankan (melalui Bank Central Asia), dan real estate, Robert menempati posisi ke-91 dalam daftar orang terkaya dunia. Miliarder berusia 84 tahun ini dikenal luas sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia.

4. Michael Hartono

Michael Hartono, kakak dari Robert, berada di posisi keempat dengan kekayaan mencapai USD21,6 miliar atau setara Rp354 triliun.

Dengan kekayaan tersebut, Michael menempati posisi ke-94 dalam daftar orang terkaya dunia. Bersama adiknya, ia membangun dan memperluas bisnis keluarga di berbagai sektor.

5. Sri Prakash Lohia

Menutup daftar lima besar, Sri Prakash Lohia memiliki kekayaan senilai USD8,4 miliar atau Rp138 triliun, sedikit turun dari USD8,5 miliar atau Rp139 triliun pada bulan sebelumnya.

Sumber kekayaan Lohia berasal dari Indorama Corporation, perusahaan yang ia dirikan bersama ayahnya setelah pindah dari India ke Indonesia. Indorama memproduksi berbagai produk industri, termasuk pupuk dan sarung tangan medis.

Itulah update daftar lima orang terkaya di Indonesia tahun 2025 yang memiliki kekayaan fantastis dan terus memperluas pengaruh mereka di berbagai sektor bisnis. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

11 mins ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

4 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

7 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

13 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

13 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

14 hours ago