Puing pesawat TNI Super Tucano yang jatuh di Pasuruan/istimewa
Jakarta – Jatuhnya dua pesawat Super Tucano nomor ekor TT-3111 dan TT-3103 TNI AU di Pasuruan, menyebabkan 4 awak pesawat meninggal. Keempat korban tersebut merupakan perwira menengah di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.
Berdasarkan keterangan, Kadispen TNI AU Marsekal Pertama R Agung Sasongkojati mengatakan, keempat awak pesawat Super Tucano yang jatuh sudah berhasil ditemukan. Naasnya, mereka ditemukan dalam kondisi meninggal.
Baca juga: Berikut Kronologis Jatuhnya Dua Pesawat TNI di Pasuruan
Letkol Pnb Sandhra Gunawan menjadi salah satu korban meninggal dalam tragedi jatuhnya pesawat Super Tocano di Pasuruan. Diketahui, dirinya menjabat sebagai Komandan Skadron Udara 21.
Pada saat kejadian, ia berada satu pesawat dengan Kolonel Widono di pesawat TT-3111. Di mana, Letkol Sandhra duduk di kursi depan.
2. Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kolonel Adm Widiono Hadiwijaya merupakan perwira menengah TNI AU yang menjabat sebagai Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Abdulrachman Saleh.
Pada saat tragedi tersebut, Kolonel Widiono duduk di kursi belakang pesawat Super Tucano bernomor ekor TT-3111. Pesawat itu jatuh di kawasan Gunung Kundi yang masuk wilayah Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru (TNBTS).
Baca juga: Misi ‘Gila’ Presiden Putin Luncurkan Pesawatnya ke Bulan
3. Mayor Pnb Yuda A Seta
Mayor Pnb Yuda A Seta merupakan pejabat Kepala Ruang Operasi (Karuops) Lanud Abdulrachman Saleh. Pada saat kejadian, dirinya duduk di kursi depan pesawat TT-3103.
4. Kolonel Pnb Subhan
Kolonel Pnb Subhan menjadi satu dari 4 korban tewas dalam kecelakaan pesawat Super Tucano milik TNI AU di Pasuruan. Kolonel Subhan merupakan Komandan Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh.
Pada saat kejadian, Subhan duduk di kursi belakang pesawat Super Tucano bernomor ekor TT-3103. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More