Susunan Timnas AMIN, tim pemenangan Anies-Cak Imin/isitmewa
Jakarta – Calon presiden (capres) Anies Baswedan dan calon wakil presiden (cawapres) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin telah menetapkan Tim Pemenangan Anies-Cak Imin (Timnas AMIN) dalam ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Sosok Eks Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi Alaydrus ditetapkan sebagai Kapten Timnas AMIN dengan Co-Capten Sudirman Said, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia pada Kabinet Kerja dari 2014 hingga 2016.
Selain Sudirman Said, ada 11 Co-Capten yang mengisi line up Timnas AMIN. Lalu, ada juga sekretaris jenderal, bendahara, hingga tim hukum nasional.
Baca juga: Intip Kekayaan M Syaugi, Eks Kepala Basarnas yang Didapuk jadi Kapten Timnas AMIN
Capres Anies menganalogikan Timnas AMIN layaknya tim sepak bola dengan line up yang harapannya bisa memperluas bukan mempersempit gerakan perubahan yang diusung partai koalisinya.
“Sebagaimana seperti tim sepak bola itu adalah line up-nya, ketika sudah bertanding bola mengalir kemana saja, maka ambil bola itu, tendang bola itu oper bola itu, dan bisa macam-macam cara mengaturnya,” kata Anies dikutip Rabu, 15 November 2023.
Anies melanjutkan, pembentukan Timnas AMIN ini untuk memenuhi administrasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang mengharuskan setiap pasangan calon (paslon) mendaftarkan tim pemenangannya.
“Kita harus memenuhi persyaratan KPU. Selama ini tim sudah bekerja di banyak tempat,” jelas Anies.
Baca juga: Nomor Urut Capres-Cawapres 2024: Anies-Cak Imin 1, Prabowo-Gibran 2, Ganjar-Mahfud 3
Captain Muhammad Syaugi Alaydrus
Co-captain 1: Sudirman Said
Co-captain 2: Thomas Trikasih Lembong
Co-captain 3: Al Muzzammil Yusuf
Co-captain 4: Nihayatul Wafiroh
Co-captain 5: Azrul Tanjung
Co-captain 6: Nasirul Mahasin
Co-captain 7: Leontinus Alpha Edison
Co-captain 8: Yusuf Muhammad Martak
Co-captain 9: Ki KRT H Lebdo Nagoro Anom Suroto (KI Anom Suroto)
Co-captain 10: Muhammad Jumhur Hidayat
Co-captain 11: Maksum Faqih
Co-captain 12: Suyoto
Sekjen: Novita Dewi
Bendahara: Gede Widiade
Tim Hukum Nasional: Ari Yusuf Amir. (*)
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More