Presiden Prabowo Subianto melantik menteri, wakil menteri dan pimpinan badan baru. (Tangkapan layar YouTube @SekretariatPresiden: Julian)
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 2 jabatan menteri, 3 wakil menteri, dan sejumlah pimpinan badan Kabinet Merah Putih sisa masa jabatan 2024-2029. Acara pelantikan tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 17 September 2025.
Pelantikan ini didasarkan pada tiga Keputusan Presiden (Keppres): Keppres Nomor 96P/2025, Keppres Nomor 97P/2025, dan Keppres Nomor 152/TPA/2025.
Presiden Prabowo memimpin langsung pembacaan sumpah jabatan yang diikuti para pejabat baru.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tangung jawab,” demikian bunyi sumpah yang diikuti para pejabat.
Baca juga: Reshuffle Kabinet, Ini Daftar Menteri yang Dilantik Presiden Prabowo
Setelah itu, mereka menandatangani berita acara pelantikan, disusul pengumandangan lagu Indonesia Raya dan ucapan selamat dari Presiden Prabowo serta jajaran kabinet.
Berikut daftar pejabat yang turut dilantik dalam reshuffle kabinet jilid III ini:
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada 8 September 2025 telah mengumumkan lima pos menteri yang diganti, yakni Menko Polkam Budi Gunawan, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding, Menteri Koperasi Budi Arie, dan Menpora Dito Ariotedjo.
Baca juga: Purbaya Dilantik Jadi Menteri Keuangan Gantikan Sri Mulyani, Ini Profil Lengkapnya
Namun, pada kesempatan tersebut, Presiden hanya melantik tiga menteri, yaitu Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri P2MI Mukhtarudin, dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono. (*)
Oleh Paul Sutaryono PEMERINTAH meluncurkan aturan baru tentang devisa hasil ekspor (DHE) valas dari sumber… Read More
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More