Internasional

Daftar 9 Negara Tolak Palestina Jadi Anggota PBB, Salah Satunya Tetangga RI

Jakarta – Langkah Palestina menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) masih terganjal. Dalam pemungutan suara yang digelar Majelis Umum PBB, sebanyak 9 negara menolak dan 25 negara abstain.

Sembilan negara yang menolak keanggotaan Palestina di organisasi tersebut antara lain Amerika Serikat, Israel, Argentina, Republik Ceko, Hongaria, Mikronesia, Nauru, dan Palau.

Termasuk, negara tetangga Indonesia, yakni Timor Leste yang menolak Palestina menjadi anggota PBB.

Sementara itu, 25 negara yang abstain di antaranya Albania, Austria, Bulgaria, Kanada, Kroasia, Fiji, Finlandia, Georgia, Jerman, Italia, Latvia, Lituania, Malawi, Kepulauan Marshall, Monako, Belanda, Makedonia Utara, Paraguay, Republik Moldova, Rumania, Swedia, Swiss, Ukraina, Inggris, dan Vanuatu.

Baca juga : Rusia, Arab hingga China Kecam Veto AS yang Gagalkan Palestina Gabung PBB

Adapun sebanyak 143 negara mendukung Palestina menjadi anggota penuh PBB, termasuk Indonesia.

Dinukil CNN, Senin (13/5), Resolusi Majelis Umum PBB dilakukan untuk memperkuat hak Palestina dalam organisasi. 

Selain itu, turut mendorong Dewan Keamanan (DK) untuk mempertimbangkan kembali pengajuan menjadi anggota penuh PBB.

Baca juga : PBB Desak Negara Donor Batalkan Penangguhan Dana UNRWA

Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan menolak mentah-mentah resolusi Majelis Umum PBB. Ia menyebut, negara yang mendukung resolusi sama saja mendukung kelompok Hamas Palestina.

“Saya ingin dunia menyaksikan tindakan amoral ini (voting). agar kalian semua juga berkaca bahwa (voting) ini, tindakan Anda semua, telah menghancurkan Piagam PBB. Kalian memalukan,” tegasnya di depan podium sambil merobek-robek salinan ‘Piagam PBB’ yang ia pegang.

Saat ini, Palestina sendiri masih berstatus sebagai negara pengamat yang bukan anggota PBB. Keanggotaan penuh PBB sudah lama diupayakan namun terjegal berbagai veto yang utamanya dilayangkan AS. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Jumlah Investor Pasar Modal Maret 2026 Tumbuh 21,51 Persen jadi 24,74 Juta

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah investor pasar modal dalam negeri terus mengalami… Read More

37 seconds ago

OJK Dorong Lembaga Jasa Keuangan Lakukan Asesmen Dampak Konflik AS-Iran

Poin Penting OJK mendorong lembaga jasa keuangan (LJK) melakukan asesmen lanjutan untuk mengantisipasi dampak konflik… Read More

28 mins ago

Transaksi Kripto per Februari 2026 Tembus Rp24,33 Triliun

Poin Penting Transaksi kripto Februari 2026 turun menjadi Rp24,33 triliun dari Januari Rp29,28 triliun, seiring… Read More

33 mins ago

OJK Catat Kredit Perbankan Tumbuh 9,37 Persen di Februari 2026

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pada Februari 2026 kredit perbankan tumbuh sebesar 9,37 persen secara tahunan… Read More

44 mins ago

OJK: Stabilitas Sektor Keuangan RI Terjaga di Tengah Konflik AS-Iran

Poin Penting OJK memastikan sektor keuangan Indonesia tetap stabil di tengah eskalasi konflik AS-Iran dan… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Melemah 0,77 Persen, Tinggalkan Level 7.000

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 6.972,95 dari posisi 7.026,78… Read More

2 hours ago