Ilustrasi - Pasar modal Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini atau periode 1-5 Desember 2025 mengalami penguatan 1,46 persen ke level 8.632,76 atau meningkat dari posisi 8.508,70 pada pekan lalu.
Berdasarkan hal itu, kapitalisasi pasar BEI turut mengalami kenaikan 1,39 persen menjadi Rp15.844 triliun dari Rp15.626 triliun pada sepekan sebelumnya.
Baca juga: Rapor Bursa Sepekan: IHSG Naik 1,46 Persen, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.844 Triliun
Dengan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top leaders atau saham yang mendorong peningkatan gerak IHSG di pekan ini, antara lain:
BEI juga mencatat rata-rata frekuensi transaksi harian pada perdagangan sepekan naik 2,13 persen menjadi 2,66 juta kali transaksi dari 2,61 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Hanya saja, rata-rata volume transaksi harian bursa merosot 8,12 persen menjadi 46,39 miliar lembar saham dari 50,49 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Baca juga: Dua Saham Bank Ini Patut Dilirik Investor pada 2026
Pun demikian dengan rata-rata nilai transaksi harian BEI yang terpangkas 29,61 persen menjadi Rp21,34 triliun, dari Rp30,31 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara pada perdagangan Jumat lalu (5/12), investor asing mencatatkan nilai beli bersih Rp381,18 miliar. Jika diakumulasi selama tahun berjalan, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp27,09 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More
Poin Penting INDEF menilai lonjakan harga pangan membuat masyarakat menengah bawah fokus ke kebutuhan pokok… Read More
Poin Penting Pakar Universitas Padjajaran Yayan Satyakti mengusulkan Indonesia segera impor minyak mentah dari AS… Read More
Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More
Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More
Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More