Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini 10-14 November 2025 mengalami pelemahan sebesar 0,29 persen dengan ditutup pada level 8.370,43 dari posisi 8.394,59 pada pekan lalu.
Berdasarkan hal itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat tetap di level Rp15.316 triliun, sama seperti pada pekan sebelumnya.
Dengan pergerakan tersebut BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top laggards atau saham yang mendorong pelemahan gerak IHSG di pekan ini, antara lain:
Baca juga: Makin Ngegas! IHSG Sudah Cetak Rekor Tertinggi 13 Kali di 2025
Baca juga: OJK: Free Float Saham Bakal Dinaikkan Bertahap Jadi 25 Persen
Sedangkan, penguatan tertinggi tercatat pada rata-rata volume transaksi harian bursa pada pekan ini yang meningkat 99,35 persen menjadi 53,95 miliar lembar saham dari 27,07 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, kenaikan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) BEI sebesar 33,04 persen menjadi Rp23,34 triliun dari Rp17,54 triliun pada pekan sebelumnya.
Pun demikian dengan rata-rata frekuensi transaksi harian yang mengalami peningkatan 24,84 persen menjadi 2,7 juta kali transaksi dari 2,16 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun investor asing pada Jumat lalu (14/11) mencatatkan nilai jual bersih Rp73,42 miliar. Jika diakumulasi, sepanjang tahun ini investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp34,48 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More