Daftar 5 Perusahaan yang Bakal IPO Pekan Depan, Siapa Saja?

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan kedua Januari 2025 bakal kedatangan lima perusahaan yang akan melakukan aksi korporasi penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Kelima perusahaan tersebut adalah PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX), dan PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) yang dijadwalkan akan melantai di Bursa pada 8 Januari 2025.

Kemudian, keesokan harinya, tepat pada 9 Januari 2025, disusul perusahaan lainnya, yakni PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) dan PT Hero Global Investment Tbk (HGII).

Berikut, rincian untuk seluruh perusahaan yang akan melangsungkan pencatatan saham di pekan depan:

RATU

PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) sebagai anak usaha dari PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) telah memasuki masa penawaran umum, dengan harga yang ditawarkan Rp1.150 per saham.

RATU menawarkan 543.010.800 saham biasa atas nama atau sebesar 20 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh oleh Perseroan.

Perseroan akan meraih dana segar sebesar Rp624,46 miliar yang akan digunakan untuk modal kerja perusahaan anak, perusahaan asosiasi, dan Perseroan.

Baca juga: Bos Tugu Insurance Tatang Nurhidayat Tambah Kepemilikan Saham TUGU

KSIX

PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX) saat ini juga sedang memasuki masa penawaran umum, di mana harga saham yang ditetapkan senilai Rp452 per saham.

Perseroan diketahui menawarkan saham baru yang berasal dari penawaran umum perdana saham sebanyak 320.674.800 atau setara dengan 15,00 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Lewat IPO tersebut, KSIX akan meraup dana sebanyak Rp144,94 miliar yang bakal digunakan sebagai modal kerja sekitar 61,55 persen dan 28,84 persen ke setoran modal kepada SPB, serta sisanya untuk biaya operasional.

YOII

PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) telah memasuki fase penawaran umum, dengan harga saham yang telah ditetapkan sebesar Rp100 per saham.

Dalam IPO ini, YOII melepas sebanyak-banyaknya sebesar 412.087.500 lembar saham atau mewakili maksimal 12,03 persen dari jumlah seluruh modal ditempatkan.

Perseroan akan meraih dana sekitar Rp41,20 miliar dan bakal digunakan untuk biaya marketing sebanyak 80 persen dan 20 persen sisanya untuk pengembangan aplikasi.

Baca juga: ADRO Umumkan Kurs Konversi Dividen Interim 2024, Segini per Sahamnya

BRRC

Harga saham pada penawaran umum atau IPO PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) telah ditetapkan sebesar Rp210 per saham.

Diketahui BRRC menawarkan sebanyak 291.500.000 saham baru yang merupakan saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp25 setiap saham atau sebanyak 30,01 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Tidak hanya itu, BRRC juga menerbitkan 145.750.000 Waran Seri I yang menyertai saham baru Perseroan atau sebanyak 21,43 persen.

Perseroan diperkirakan akan meraih dana sekitar Rp61,21 miliar dari IPO tersebut yang akan digunakan sebagai modal kerja seperti biaya tenaga kerja dan energi dan dana dari Waran Seri I untuk modal kerja persediaan bahan baku dan biaya operasional.

HGII

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) telah menetapkan harga penawaran umum senilai Rp200 per saham. Perseroan menawarkan 1.300.000.000 saham baru yang merupakan saham biasa atas nama yang seluruhnya merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel perseroan atau 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dana yang akan diraih Perseroan sekitar Rp260 miliar, di mana sebanyak 66,82 persen akan digunakan untuk menyuntik modal ke anak usahanya yaitu PT Siantar Sitanduk Energi (SSE).

Lalu, 31,45 persen juga digunakan untuk setoran modal anak usaha lainnya, yakni PT Multiprimo Hidro Energi (MHE) dan sisanya 1,73 persen untuk modal kerja Perseroan. (*) 

Baca juga: Bos BEI Pede IPO 2025 Bakal Ramai, Ini Pendorongnya

Baca juga: Begini Aturan Terbaru BEI Soal PPN 12 Persen terhadap Transaksi Bursa

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

15 mins ago

Mantan Menlu Buka-bukaan Soal Sikap Prabowo di Board of Peace

Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More

29 mins ago

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

45 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

2 hours ago

Bank KBMI 3 di Antara Goliath dan David, Jalan Tengah yang Paling Diuji

Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More

3 hours ago

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

3 hours ago