News Update

Daftar 10 Negara Pemilik Cadangan Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?

Poin Penting

  • Emas tetap krusial bagi ketahanan ekonomi negara, berfungsi sebagai pelindung nilai dari inflasi, penopang stabilitas mata uang, dan sumber likuiditas darurat di tengah ketidakpastian global.
  • Amerika Serikat memimpin cadangan emas dunia dengan 8.133,5 ton, disusul Jerman (3.351,5 ton), Italia (2.451,84 ton), dan Prancis (2.437 ton)
  • Indonesia berada di peringkat ke-45 dunia dengan cadangan emas sebesar 78,6 ton, jauh di bawah negara-negara utama pemilik cadangan emas global.

Jakarta – Emas menjadi aset ekonomi penting bagi sebuah negara. Bahkan, di era kripto sekalipun emas tetap mempertahankan pesonanya yang abadi sebagai simbol keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, penting bagi sebuah negara memiliki cadangan emas lantaran berfungsi sebagai pelindung nilai dari inflasi, memberikan likuiditas tinggi untuk situasi darurat, mendukung stabilitas mata uang, serta diversifikasi aset untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang asing.

Semua hal tersebut memperkuat ketahanan dan kekuatan ekonomi suatu negara di panggung global. 

Baca juga: Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini Kompak Stagnan, Cek Rinciannya

Lantas, mana sajakah negara dengan cadangan emas terbanyak di dunia?

Berdasarkan data dari World Gold Council hingga September 2025, Amerika Serikat (AS) masih memimpin sebagai negara dengan cadangan emas terbanyak.

Total cadangan emas AS sebesar 8.133,5 ton. Di posisi kedua ditempati Jerman dengan total cadangan sebesar 3.351,5 ton.

Baca juga: Diversifikasi Sumber Pertumbuhan, BRI Perkuat Segmen Konsumer dan Layanan Bank Emas

Posisi ketiga ditempati oleh Italia dengan cadangan emas mencapai 2.451,84 ton. Dan Prancis menduduki peringkat keempat dengan cadangan emas sebesar 2,437.00 ton.

Sementara Indonesia, saat ini memiliki cadangan emas sebanyak 78,6 ton dan berada di peringkat 45.

  1. Amerika Serikat : 8.133,5 ton
  2. Jerman: 3.351,5 ton
  3. Italia: 2.451,84 ton
  4. Prancis: 2,437.00 ton
  5. Rusia: 2.329,63 ton
  6. China: 2,303.51 ton
  7. Swiss: 1.040 ton
  8. India: 880 ton
  9. Jepang: 846 ton
  10. Turki: 612 ton (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Begini Cara Tukar Uang Baru Langsung di Bank Mandiri, BRI, dan BSI Jelang Lebaran 2026

Poin Penting Penukaran uang baru menjelang Lebaran 2026 dapat dilakukan langsung di kantor cabang BRI,… Read More

8 mins ago

Kewajiban Neto Investasi Internasional Kuartal IV 2025 Naik Jadi USD272,6 Miliar

Poin Penting Kewajiban neto PII naik menjadi USD272,6 miliar pada Triwulan IV 2025 dari USD261,8… Read More

20 mins ago

BRI Siapkan Uang Tunai Rp25 Triliun untuk Kebutuhan Lebaran 2026

Poin Penting BRI menyiapkan uang tunai Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode… Read More

49 mins ago

Catat! Jadwal Operasional BCA Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026

Poin Penting BCA menyesuaikan operasional cabang selama libur dan cuti bersama Nyepi dan Lebaran 2026,… Read More

1 hour ago

OJK Proyeksi Kredit UMKM 2026 Tumbuh 7-9 Persen, Ini Pendorongnya

Poin Penting OJK proyeksikan kredit UMKM 2026 tumbuh 7–9 persen (yoy) didorong optimisme konsumen dan… Read More

1 hour ago

Kinerja Masih Tertekan, Perbarindo Minta BPR Fokus Perkuat Layanan Mikro

Poin Penting Industri BPR terdampak ketidakstabilan ekonomi global dan regional, mendorong Perbarindo mengajak kembali ke… Read More

2 hours ago