Ilustrasi Emas. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Emas menjadi aset ekonomi penting bagi sebuah negara. Bahkan, di era kripto sekalipun emas tetap mempertahankan pesonanya yang abadi sebagai simbol keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan.
Oleh karena itu, penting bagi sebuah negara memiliki cadangan emas lantaran berfungsi sebagai pelindung nilai dari inflasi, memberikan likuiditas tinggi untuk situasi darurat, mendukung stabilitas mata uang, serta diversifikasi aset untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang asing.
Semua hal tersebut memperkuat ketahanan dan kekuatan ekonomi suatu negara di panggung global.
Baca juga: Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini Kompak Stagnan, Cek Rinciannya
Lantas, mana sajakah negara dengan cadangan emas terbanyak di dunia?
Berdasarkan data dari World Gold Council hingga September 2025, Amerika Serikat (AS) masih memimpin sebagai negara dengan cadangan emas terbanyak.
Total cadangan emas AS sebesar 8.133,5 ton. Di posisi kedua ditempati Jerman dengan total cadangan sebesar 3.351,5 ton.
Baca juga: Diversifikasi Sumber Pertumbuhan, BRI Perkuat Segmen Konsumer dan Layanan Bank Emas
Posisi ketiga ditempati oleh Italia dengan cadangan emas mencapai 2.451,84 ton. Dan Prancis menduduki peringkat keempat dengan cadangan emas sebesar 2,437.00 ton.
Sementara Indonesia, saat ini memiliki cadangan emas sebanyak 78,6 ton dan berada di peringkat 45.
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Laba Pegadaian 2025 melonjak 42,6% menjadi Rp8,34 triliun, ditopang pertumbuhan aset 47,8% dan… Read More
Poin Penting IMF mensimulasikan kenaikan bertahap PPh 21 karyawan untuk mendukung peningkatan investasi publik dan… Read More
Poin Penting Sudah ada sejumlah pendaftar calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun… Read More
Poin Penting Bank Jambi meningkatkan sistem TI dan pengawasan transaksi sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya memastikan THR ASN, TNI, dan Polri cair awal Ramadan 2026… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik 1,19% ke level 8.310,22 pada perdagangan 18 Februari 2026, dengan… Read More