Balikpapan–Bank Indonesia (BI) menilai daerah-daerah penghasil komoditas tidak bisa hanya mengandalkan hasil sektor komoditas sebagai sumber perekonomiannya. Pasalnya, sejumlah hasil bumi masih menjadi aset vital buat perekonomian daerah penghasil komoditas.
Hal ini sejalan dengan belum stabilnya harga komoditas di tengah perekonomian global yang belum menentu. Kondisi tersebut tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi daerah-daerah yang hanya mengandalkan ekpor komoditas sebagai sumber perekonomiannya.
Oleh sebab itu, menurut Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo, daerah-daerah penghasil komoditas untuk tidak hanya mengandalkan komoditas sebagai sumber perekonomian dan segera mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru.
“Bagaimana mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru, apakah dari sektor jasa, pariwisata (eco tourism) untuk mendorong sumber pertumbuhan perekonomian di daerah-daerah komoditas,” ujarnya, di Balikpapan, Kamis, 13 Juli 2017.
Dia mengungkapkan, ada beberapa daerah penghasil komoditas yang menjadi perhatian utama yakni Kalimantan Timur (Kaltim), Papua dan Aceh. Perekonomian dari ketiga daerah ini, sering mengalami gejolak ketika sumber pertumbuhan ekonomi yakni komoditas mengalami penurunan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More