Dia mengungkapkan, kredit perbankan tidak tumbuh seperti yang diharapkan. Hal ini sejalan dengan kondisi permintaan (demand) kredit yang masih rendah dan juga rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) yang meningkat di 2016.
Baca juga: Pertumbuhan Kredit Kuartal I-2017 Masih Lambat
Sementara rasio kredit bermasalah per Desember 2016 tercatat mengalami perbaikan jika dibandingkan dengan kondisi NPL di bulan Oktober dan November 2016 yang masih menyentuh pada level 3 persenan.
Menurut Muliaman, sampai dengan akhir Desember 2016 NPL gross mengalami penurunan menjadi 2,93 persen, sementara NPL nett 1,2 persen. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Kredit konsumen Bank Danamon tumbuh double digit di 2025, mencapai sekitar 12–15 persen,… Read More
Poin Penting BSN meluncurkan Bale Syariah by BSN sebagai mobile banking syariah terpadu untuk menjawab… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More