Manajemen CPI usai meluncurkan laporan terbaru berjudul “Operationalizing JETP Just Transition Standard 9 in Maluku”. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Climate Policy Initiative (CPI) meluncurkan laporan terbaru berjudul “Operationalizing JETP Just Transition Standard 9 in Maluku”, sebagai bagian dari Laporan Tematik Transisi Berkeadilan JETP.
JETP sendiri merupakan singkatan dari Just Energy Transition Partnership. Standar 9 JETP mengacu kepada Kerangka Transisi Berkeadilan Indonesia, fokus pada Diversifikasi & Transformasi Ekonomi, bertujuan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Studi ini berfokus pada Desa Air Buaya dan Pasir Putih di Maluku, dua lokasi yang termasuk dalam program nasional de-dieselisasi Indonesia.
Laporan itu menyajikan pendekatan operasional yang memastikan pengembangan energi terbarukan berjalan seiring dengan peningkatan mata pencaharian, penguatan ekonomi lokal, serta pencapaian pembangunan yang inklusif.
Baca juga: JETOUR Perkuat Layanan Purnajual di Indonesia
Menurut Tiza Mafira, Direktur CPI Indonesia, Transisi energi Indonesia hanya akan berhasil jika memberikan keuntungan ekonomi nyata bagi masyarakat.
“Temuan kami di Maluku menunjukkan bahwa energi terbarukan bukan hanya solusi teknis, tetapi juga jalur menuju penguatan ekonomi lokal dan mata pencaharian yang lebih tangguh,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat, 19 Desember 2025.
Di Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, terdapat 18 pekerja pembangkit diesel yang berisiko kehilangan pekerjaan. Namun sebagian besar dari mereka menunjukkan kesiapan untuk meningkatkan keterampilan dan beralih ke peran di sektor energi terbarukan.
Sementara itu, di Desa Pasir Putih, Kabupaten Buru Selatan, kapasitas produksi es yang terbatas dan pasokan listrik yang tidak stabil menghambat produktivitas sektor perikanan tuna. Mengganti tenaga diesel dengan sistem rantai dingin berbasis energi terbarukan berpotensi signifikan meningkatkan pendapatan harian nelayan aktif dari Rp43 juta menjadi Rp368 juta
Secara keseluruhan, total pendapatan tahunan sebesar Rp53 miliar jauh melampaui biaya transisi sebesar Rp10 miliar. Hal ini, tambah Tiza, menunjukkan kalau Standar 9 menuntun kita untuk menempatkan masyarakat sebagai pusat transisi.
Baca juga: Fresh Graduate Berpeluang Ikut CPNS 2026, Ini Penjelasan Menpan RB
“Melalui penyelarasan peningkatan keterampilan tenaga kerja dengan penerapan energi terbarukan, serta mobilisasi pembiayaan bertahap untuk infrastruktur produktif, kita dapat memastikan bahwa masyarakat tidak hanya beradaptasi tetapi juga berkembang selama proses transisi,” tutup Tiza. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More
Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More
Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More
Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More