Poin Penting
Jakarta – Perusahan data streaming, Confluent memperluas fitur Tableflow dengan menghadirkan ketersediaan umum (GA) integrasi Delta Lake and Databricks Unity Catalog dan Early Access (EA) atau akses awal di Microsoft OneLake.
Fitur tersebut bertujuan memperkuat analitik real-time dan kecerdasaan buatan (AI) di berbagai platform cloud. Artinya, Confluent Tableflow kini bisa mengelola data end-to-end, yang menghubungkan sistem operasional, analitis dan kecerdasan buatan (AI) di lingkungan hybrid dan multicloud.
Bahkan, bisa dapat mengimpor sistem Apache Kafka® langsung ke tabel Delta Lake atau Apache IcebergTM dengan kontrol kualitas otomatis, sinkronisasi katalog dan keamanan tingkat perusahaan.
Shaun Clowes, Chief Product Officer di Confluen menjelaskan, Confluent Tableflow dapat menutup celah dan memudahkan koneksi langsung antara Kafka dan lakehouse yang terkelola.
“Jadi, pelanggan yang ingin mendapatkan data real time bisa lebih optimal, antara streaming dan analitik terkoneksi. Artinya, data berkualitas tinggi siap untuk analitik dan AI begitu data tersebut dibuat,” jelas Shaun dikutip 19 November 2025.
Baca juga: Modernisasi Core Banking System Jadi Kunci Mendorong Pertumbuhan Bisnis Perbankan
Tableflow sendiri telah mengubah cara organisasi mempersiapkan data streaming untuk analisis. Platform ini menghilangkan tugas ETL yang rentan dan integrasi Lakehouse manual yang menghambat produktivitas tim.
Pembaruan ini menyediakan solusi terpadu yang menghubungkan data real-time dan analitis dengan tata kelola perusahaan. Kini, lebih mudah untuk membangun AI dan analitik real-time yang mendorong bisnis untuk unggul di atas pesaingnya.
Tableflow kini juga tersedia di EA di Azure yang terintegrasi dengan OneLake. Integerasi tersebut memperluas jangkauannya dan memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pelanggan dalam implementasi multicloud.
Hal ini sangat berdampak bagi organisasi yang menggunakan Azure Databricks dan Microsoft Fabric, di mana integrasi Delta Lake dan Unity Catalog kini sepenuhnya didukung.
AdanyaConfluent’s Tableflow di Microsoft Azure, pelanggan dapat mengalirkan peristiwa Kafka ke OneLake sebagai tabel Apache Iceberg atau Delta Lake dan mengaksesnya secara instan melalui Microsoft Fabric dan mesin pihak ketiga populer menggunakan OneLake Table APIs.
Dengan begitu mampu, mengurangi kompleksitas dan mempercepat pengambilan keputusan. Sebab, akses data real-time sangat penting bagi pelanggan untuk mengambil keputusan dengan cepat dan akurat.
Baca juga: SMI dan Cohesity Perkuat Solusi Keamanan Data Berbasis AI di Indonesia
Country Director Confluent Indonesia, Jemmy Ang menambahkan peran data streaming dalam industri perbankan sangat strategis dalam mendukung kinerja bisnis. Tak hanya itu, data streaming juga bisa jadi senjata untuk mencegah potensi fraud yang menjadi salah isu krusial dalam industri perbankan.
“Jadi ada salah satu bank klien kami, mereka mengombinasikan data streaming dengan fraud detection system mereka. Hasilnya, mereka bisa reduce fraud up to 70 persen,” ujar Jemmy.
Kombinasi data streaming dan fraud detection system, kata Jemmy, perbankan diklaim mampu mendeteksi lebih dini potensi terjadi fraud.
“Data streaming bisa menangkap potensi fraud sebelum kejadian. Kalau dulu kan sudah kejadian baru ketangkap, artinya fraudnya sudah terjadi. Tapi dengan data streaming bisa mencegah di awal,” jelas Jemmy. (*)
Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More
Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More
Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More
Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More
Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More