News Update

Commonwealth Gandeng Sucor AM Lengkapi Produk Reksadana

Jakarta – PT Bank Commonwealth memandang, dengan kondusifnva politik dan ekonomi dalam negeri dan perlambatan ekonomi global, Indonesia makin dilirik oleh investor.

Agar imbal hasil investasi nasabahnya makin optimal, Bank Commonwealth yang fokus pada bisnis Wealth Management, menggandeng Sucor Asset Management (Sucor AM) melengkapi produk-produk reksa dananya. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah.

Head of Wealth Management & Client Growth Bank Commonwealth Ivan Java mengatakan, dengan kondisi yang stabil dan kondusif ini, dunia investasi khususnya investasi reksa dana sangat diuntungkan.

“Investor dapat memanfaatkan kondisi ini untuk menambah investasinya di obligasi atau reksa dana saham agar mendapatkan imbal hasil yang optimal,” jelas Ivan di Jakarta, Kamis 8 Agustus 2019.

Untuk melengkapi reksa dana saham Sucor AM, Bank Commonwealth juga mendistribusikan reksa dana Sucorinvest Money Market Fund, reksa dana pasar uang dengan dana kelolaan hingga Juli 2019 sebesar Rp2‚96 triliun.

Bank Commonwealth memulai kerja sama dalam mendistribusikan reksa dana di bawah kelolaan Sucor AM yaitu Sucorinvest Equity Fund di mana secara kinerja produk ini memberikan imbal hasil sebesar 66,29% dalam tiga tahun terakhir‚ sementara tolak ukur IHSG memberikan imbal hasil sebesar 21,91% hingga Juli 2019.

Ivan melanjutkan, investor menyukai produk dengan catatan kinerja yang baik. Reksa dana saham secara historikal masih memberikan imbal hasil yang tertinggi dalam jangka panjang dibandingkan dengan reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap serta reksa dana campuran. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Madu dan Racun Sentralisasi Devisa Hasil Ekspor

Oleh Paul Sutaryono PEMERINTAH meluncurkan aturan baru tentang devisa hasil ekspor (DHE) valas dari sumber… Read More

1 hour ago

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

10 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

12 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

12 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

12 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

12 hours ago