Ilustrasi: Pembangunan perumahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pemerintah menyetujui perpanjangan insentif menggunakan PPN yang ditanggung pemerintah (DTP) hingga Juni 2022. Menanggapi hal ini, Kepala Departemen Riset Colliers Indonesia, Ferry Salanto mengungkapkan kebijakan ini memang bisa membantu penjualan properti di 2022.
Meskipun demikian, ia mengusulkan agar insentif ini bisa digunakan bagi properti-properti inden. Dengan begitu, penjualan properti yang terdorong bukan hanya rumah tapak saja, tetapi juga apartemen.
“Insentif ini masih oke dan menurut saya yang lebih menarik adalah diskon ini dikabarkan bisa berlaku untuk properti inden. Pada aturan sebelumnya, walaupun diskonnya besar, ini hanya berlaku untuk unit ready stock. Kalau memang bisa berlaku untuk inden properti, ini akan sangat membantu penjualan terutama pada apartemen,” jelas Ferry ketika menjawab pertanyaan media, 5 Januari 2022.
Sebagai informasi, kebijakan insentif DPP PPN kali ini cukup berbeda dibandingkan aturan sebelumnya. Pada tahun ini, penyerahan rumah tapak atau unit hunian rumah hingga Rp2 miliar diberikan insentif PPN DTP sebesar 50% dari sebelumnya yang diberikan sebesar 100%.
Sementara itu, penyerahan rumah tapak atau unit hunian rumah mulai dari Rp2 miliar hingga Rp5 miliar diberikan insentif PPN DTP sebesar 25% dari sebelumnya yang diberikan sebesar 50%. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More