Ekonomi dan Bisnis

CMNP Incar Pendapatan Meningkat 17,22% di 2023

Jakarta – PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menargetkan akan adanya kenaikan pendapatan di tahun 2023 menjadi sebesar Rp3,66 triliun dari tahun ini Rp3,12 triliun atau meningkat sebesar 17,22%.

Direktur Independen, Hasyim, mengatakan bahwa, nantinya peningkatan pendapatan di 2023 tersebut akan didukung oleh kenaikan tarif di dua ruas jalan tol Depok-Antasari dan tol Waru-Juanda di Surabaya.

“Di 2023 akan ada tambahan pendapatan melalui kenaikan tarif di tol depok dan surabaya,” ucap Hasyim dalam paparan publik di Jakarta, 15 Desember 2022.

Di samping itu, pada tahun ini perusahaan mendapatkan peningkatan pendapatan sebesar 41,92% atau menjadi Rp3,12 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp2,02 miliar.

Peningkatan tersebut karena didukung oleh dua ruas jalan tol yang mendapatkan penyesuaian tarif, yaitu tol Jakarta Inner Urban (JIUT Toll) dan tol Soreang-Pasir Koja (Soroja Toll).

Oleh karena itu, perusahaan berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun di 2022 dari Rp709 miliar di tahun lalu atau meningkat sebanyak 55,85%.

Meski begitu, untuk proyeksi profitabilitas di tahun 2023 akan terjadi sedikit penurunan menjadi sebesar Rp1,06 triliun, akibat masih adanya beban pembayaran kepasa kontraktor untuk tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu Toll) sebesar Rp5,5 triliun.

“Sedangkan di 2023 diproyeksikan terjadi penurunan disebabkan tol Cisumdawu sudah mulai beroperasi dan ada kelebihan untuk pembayaran kontraktor itu dari perbankan nilainya sebesar Rp5,5 triliun jadi akan ada peningkatan yang cukup signifikan, nah itu nanti kenaikan dari faktor bunga,” imbuhnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

KB Bank Syariah Kenalkan Kantor Cabang Baru

PT Bank KB Bukopin Syariah (KB Bank Syariah) menggelar berbagai rangkaian acara untuk mengenalkan kantor… Read More

43 mins ago

Fokus Garap Perumahan, BSN Bidik Pembiayaan 2026 Tumbuh 20 Persen

Poin Penting BSN tetap menjadikan pembiayaan perumahan sebagai core bisnis di tengah ketidakpastian global Pada… Read More

2 hours ago

Indeks INFOBANK15 Menguat di Tengah Pelemahan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,46 persen ke level 8.951,01, namun mayoritas indeks domestik masih… Read More

3 hours ago

BPKH Akui Masih Hadapi Kendala Investasi Emas dalam Pengelolaan Dana Haji

Poin Penting Investasi emas BPKH masih terbatas karena belum adanya pasar emas korporasi di Indonesia,… Read More

3 hours ago

Deretan Saham Pemberat IHSG Sepekan, Ada BBCA, AMMN, hingga GOTO

Poin Penting IHSG melemah pekan ini sebesar 1,37 persen ke level 8.951,01, seiring turunnya kapitalisasi pasar… Read More

3 hours ago

IHSG Sepekan Terkoreksi 1,37 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp16.244 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 1,37 persen persen pada pekan 19–23 Januari 2026 ke level 8.951,01, seiring kapitalisasi… Read More

5 hours ago