Ekonomi dan Bisnis

CloseBuy Aplikasi Marketplace Properti Lintas Negara

Jakarta – Perusahaan start-up marketplace properti, CloseBuy Asia Pacific, meluncurkan aplikasi mobile marketplace khusus properti bernama CloseBuy untuk segala jenis properti mulai dari properti tempat tinggal, komersial, dan untuk industri.

Pendiri CloseBuy Asia Pacific, Willson Kalip menjelaskan, CloseBuy merupakan aplikasi marketplace berbasis peta yang akan menunjukkan informasi listing properti sesuai dengan lokasi user serupa dengan aplikasi ojek online yang menunjukkan keberadaan pengemudi di sekitar user.

“CloseBuy diharapkan menjadi terobosan baru dalam industri properti yang menyediakan wadah atau meeting point interaktif antara penjual baik individu ataupun developer properti dengan calon pembeli maupun penyewa,” ujar Willson pada peluncuran aplikasi CloseBuy di Jakarta, Kamis, 27 September 2018.

Salah fitur yang menjadi unggulan aplikasi ini antara lain memungkinkan user untuk melihat informasi listing properti lintas batas negara di regional Asia Pasifik dimana aplikasi ini beroperasi. Sehingga user dapat membeli properti di negara lain di Asia Pasifik.

Saat, CloseBuy telah memiliki sekitar 1.000 listing properti di Indonesia, Malaysia, dan Singapura, dan akan terus memperluas jangkauan aplikasi ini negara lain di Asia Pasifik.Untuk memfasilitasi transaksi jual beli atau sewa properti melalui aplikasi, CloseBuy telah menjalin kerjasama dengan Bank UOB dalam penyediaan layanan trust account serta fasilitas KPR.

Willson menjelaskan, kemitraan CloseBuy dengan UOB utamanya adalah untuk memfasilitasi transaksi lintas batas negara, mengingat UOB beroperasi di negara-negara Asia Pasifik.

“UOB mahami konsep lintas batas negara ini, dan UOB memiliki jaringan di kawasan ini yang akan membantu user melakukan transaksi lintas batas negara,” kata Willson. Kendati demikian, Willson tidak menutup kemungkinan akan ada mitra dari perbankan lainnya untuk memfasilitasi transaksi jual beli dan sewa properti di dalam negeri. (Happy Fajrian)

Risca Vilana

Recent Posts

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

4 mins ago

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

29 mins ago

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More

57 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More

2 hours ago

Prabowo: Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik

Poin Penting Pemerintah memastikan biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski harga avtur naik. Kenaikan… Read More

3 hours ago

Menimbang Kriteria Calon Dirut BEI

Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More

3 hours ago