Jakarta – PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) baru saja merilis produk pembiayaan multiguna Duit Cair. Produk terbaru ini ditargetkan akan memberi kontribusi rata-rata Rp50 miliar per bulan terhadap pembiayaan baru Clipan Finance.
Presiden Direktur Clipan Finance Indonesia Harjanto Tjitohardjojo mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini pihaknya melihat ada opportunity di segmen dana tunai. Banyak masyarakat yang membutuhkan pendanaan. Baik kebutuhan modal kerja untuk recovery bisnis maupun kebutuhan kredit konsumtif. Misalnya untuk biaya Pendidikan, renovasi rumah, dan lain sebagainya.
“Ini bisa menjadi alternatif solusi dana bagi masyarakat yang membutuhkan modal kerja ataupun untuk kebutuhan konsumtif. Kami juga beri kemudahan untuk konsumen. Angsuran ringan dan mudah di akses di cabang-cabang kami, dan ada platform digitalnya. Prosesnya juga cepat,” ujar Hartanto dalam press conference launching Duit Cair, Kamis, 21 Oktober 2021.
Melihat potensi yang ada, Harjanto optimis pembiayaan melalui produk ini akan mengalami lompatan, terutama di tahun depan. Untuk tiga bulan pertama, pihaknya mengincar pembiayaan sekitar Rp50 miliar per bulan lewat produk Dana Cair.
“Duit Cair ini bisa tumbuhnya kuantum, atau melompat. Kebutuhan msyarakat di masa pandemi ini tinggi. Di sisi lain, perbankan juga masih ketat dan hati-hati menyalurkan kredit. Kami coba bikin terobosan solusi lewat produk ini,” ucapnya.
Sampai akhir tahun, Clipan Finance sendiri menargetkan pembiayaan hingga Rp3,5 triliun. Per September 2021, pembiayaan perseroan sudah mencapai Rp2,3 triliun dengan non performing financing (NPF) nett terjada di level 0,99%. Adapun pencapaian labanya sudah tembus Rp74,6 miliar. Angka tersebut sudah melampaui pencapaian sepanjang tahun 2020 yang sebesar Rp46,6 miliar. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More