Jakarta – PT PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) menargetkan bahwa proyeksi pendapatan akan mencapai Rp658 miliar atau tumbuh 76,4 persen dan laba bersih mampu naik hingga 200,8 persen menjadi Rp36,7 miliar di tahun 2024.
Proyeksi pendapatan dan laba bersih tersebut, disampaikan langsung oleh Presiden Direktur CGAS, Andika Purwonugroho dalam Konferensi Pers di Jakarta, 23 Februari 2024.
“Proyeksi kami di 2024 dari 2023, sementara kami sampaikan bahwa pendapatan di 2023 secara konsolidasi adalah Rp373 miliar, di tahun 2024 terlihat bahwa target revenue kami meningkat cukup besar 76 persen di Rp658 miliar dengan laba bersih kami di 2023 di Rp12,2 miliar dan proyeksi laba bersih (2024) Rp36,7 miliar,” ucap Andika.
Baca juga: Tren Investor Meningkat, Nilai Investasi Nonmigas Tembus Rp565,25 Triliun
Lebih lanjut, Andika menjelaskan bahwa, target pendapatan hingga laba bersih tersebut didukung oleh perolehan tambahan kapasitas dari pengembangan gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG) yang mencapai 82 juta standar meter kubik (Sm3) dari 45 juta Sm3 di tahun 2024.
Pada tahun ini, CGAS akan menggenjot konstruksi untuk CNG Station di Grobogan, Jawa Tengah yang bakal beroperasi di kuartal IV-2024 menyumbang pendapatan sebesar Rp75 miliar.
Kemudian, untuk CNG Station Manyar, Gresik saat ini masih dalam tahap konstruksi dan ditargetkan akan dapat beroperasi di kuartal II-2024, serta akan berkontribusi pada pendapatan tahun ini sebesar Rp50 miliar.
Baca juga: Kemendag Targetkan Ekspor Non Migas Tumbuh 4,5 Persen di 2024, Begini Strateginya
CGAS juga menargetkan CNG Station di Majalengka bakal rampung tahun ini dan dapat beroperasi di kuartal III-2024 dan turut menopang peningkatan pendapatan CGAS.
“Intinya dengan tambahan tiga CNG station ini kami juga memperoleh tambahan pendapatan, kemudian juga peningkatan dari kapasitas yang kami miliki sekarang,” imbuhnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More
Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More