Jakarta – Citibank N.A., Indonesia (Citi Indonesia), menjadi salah satu perbankan global yang banyak melahirkan bankir-bankir profesional baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam prosesnya untuk mendidik SDM terbaik, Citibank berupaya untuk menekankan kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan baik di kancah nasional maupun internasional.
CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi mengungkapkan, setiap orang bisa menjadi CEO di Citibank. Baik laki-laki maupun perempuan dari latar belakang apapun memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing dan menjadi yang terbaik. Kesempatannya pun tak terbatas pada ranah nasional saja tetapi juga ranah internasional.
“Kami sangat menghargai kesetaraan gender. Board of Directors untuk Citibank saat ini lebih banyak perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Jadi, kami betul bersungguh-sungguh dengan apa yang kami katakan,” jelas Batara pada webinar yang diselenggarakan Infobank dan IBI dengan tema “Solving Scarcity of Leaders to Face The Era of VUCA”, 8 April 2021.
Jika dilihat dari komposisi karyawannya, perempuan terlihat lebih mendominasi di Citibank dibandingkan dengan laki-laki. Hingga akhir 2020, karyawan perempuan Citibank tercatat mencapai 56,2% dari total karyawan, lebih banyak dibandingkan laki-laki yang mencapai 43,8%.
Selain itu, jumlah karyawan milenial atau Gen Y juga mencapai 61%. Sebanyak 58% adalah perempuan dan 42% adalah laki-laki. Melihat implementasi ini, Batara ingin setiap perempuan mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki-laki. Ia ingin agar perempuan ikut memberikan kontribusi dan berperan untuk perkembangan perbankan. Untuk itu, Citibank memberikan kesempatan yang sama. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More