Jakarta – Citibank merupakan bank pertama yang mengumumkan kenaikan suku bunga setelah Keluarnya kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang telah lama dinanti pasar.
Rabu lalu, Citi global memutuskan untuk menaikkan suku bunga pinjaman utamanya dari 4,25 persen menjadi 4,5 persen . Kenaikan ini efektif berlaku mulai Kamis kemarin setelah The Fed menaikkan suku bunga jangka pendeknya sebesar seperempat poin.
Langkah The Fed ini telah diantisipasi secara luas. Bank biasanya mengikuti kenaikan suku bunga utama mereka sendiri.
Selain Citi, M & T Bank juga mengatakan akan menaikkan suku bunga utamanya menjadi 4,5 persen, berlaku efektif pada Kamis kemarin. Sementara BB & T Corp mengatakan akan segera menaikkan suku bunganya menjadi 4,5 persen.
Tingkat bunga utama adalah biaya yang menjadi beban bank untuk dipinjamkan lagi kepada nasabah mereka yang paling layak kredit, termasuk perusahaan besar. Ini sering menetapkan batasan untuk pinjaman lain seperti kartu kredit dan pinjaman usaha kecil.
Menaikkan biaya pinjaman jangka pendek dapat mendorong bank menaikkan suku bunga pinjaman untuk meningkatkan keuntungan mereka, sesuatu yang bisa menjadi dorongan bagi pendapatan bank di kuartal mendatang.(*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More