Ilustrasi: Gedung Citi Group. (Foto: istimewa)
Jakarta – Citibank, N.A., Indonesia atau Citi Indonesia pada hari ini (24/6) mengumumkan telah menunjuk Sujanto Su sebagai Chief Financial Officer untuk Indonesia yang efektif per 13 Juni 2024 kemarin.
Nantinya, Sujanto akan memimpin tim keuangan Citi Indonesia dalam mengelola kinerja, pelaporan, strategi, dan perencanaan keuangan perusahaan, serta memastikan kepatuhan terhadap ketentuan regulator.
CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi, merasa senang untuk menyambut kembali Sujanto ke Citi Indonesia untuk memimpin tim keuangannya.
Baca juga: Naik 17 Persen, Laba Bersih Citi Indonesia Jadi Rp665,9 Miliar di Kuartal I 2024
“Keahliannya dalam mengelola bisnis yang kompleks dan kinerja keuangan yang sehat akan membantu kami untuk terus meningkatkan strategi keuangan perusahaan dan memberikan nilai kepada klien dan pemangku kepentingan kami,” ucap Batara dalam keterangan resmi di Jakarta, 24 Juni 2024.
Sementara, Sujanto Su mengatakan, dirinya merasa terhormat ketika kembali ke Citi Indonesia untuk bekerja sama dengan tim dalam rangka mendorong finansial perusahaan.
“Saya merasa terhormat dapat kembali ke Citi Indonesia, dan bekerja dengan tim berbakat di berbagai fungsi untuk mendorong keunggulan finansial dan mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan,” ujar Sujanto.
Baca juga: OJK Catat Kredit Perbankan Tumbuh 13,09 Persen, DPK Naik 8,21 Persen di April 2024
Adapun, penunjukkan Sujanto menegaskan dedikasi Citi Indonesia untuk mempertahankan posisi sebagai bank global terpercaya di tanah air dengan memperkuat tim manajemen dan meningkatkan kapabilitas finansial perusahaan.
Di mana, hal ini merupakan kedua kalinya Surjanto bergabung dengan Citi Indoensia, setelah sebelumnya memulai karier perbankannya di Citi sebagai analisis keuangan pada 2000. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More