Ekonomi dan Bisnis

Ciptakan Kinerja Positif, Penerapan GCG Harus jadi Prioritas Perusahaan

Jakarta – Penerapan prinsip good corporate governance (GCG) atau tata kelola yang baik di sebuah perusahaan sangatlah penting sebagai upaya dalam menjaga kestabilan bisnis perusahaan. Untuk itu, penerapan GCG harus menjadi salah satu prioritas bagi perusahaan.

Melalui tata kelola yang baik, perusahaan juga harus terus melakukan inovasi guna memberikan kinerja terbaik dan membangun citra yang positif di mata masyarakat. Terlebih, penerapan GCG telah terbukti memberi dampak positif terhadap terselenggaranya operasional bisnis yang sehat.

Baca juga: Dorong GCG, Sejumlah Manfaat Ini Telah Dirasakan Bank Mandiri

Direktur Kepatuhan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, (BRI) Ahmad Solichin Lutfiyanto berbagi pengalamannya dalam implementasi GCG di Bank BRI. Tantangan implementasi GCG ini adalah bagaimana perusahaan harus bisa terus mengedukasi seluruh karyawannya mengenai cara bekerja yang bersih, beretika dan transparan.

Menurutnya, mengimplentasikan prinsip GCG adanya contoh dari para pemimpin di setiap layer organisasinya. “Tetapi semua itu akan lebih kuat lagi gaungnya jika ada role model yaitu para pemimpin yang menjadi contohnya, mulai dari jajaran komisaris, direksi hingga pemimpin di level cabang dan unit,” ujarnya dikutip 22 Desember 2023.

“Contoh perilaku bekerja yang memegang prinsip GCG dari para pemimpin ini akan lebih besar pengaruhnya kepada seluruh karyawan dan pada akhirnya berdampak pada kinerja,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk mengapresiasi perusahaan yang telah menerapkan GCG, survei tahunan Corporate Governance Perception Index (CGPI) pun diluncurkan dan  menganugerahkan Indonesia Good Corporate Governance Award 2023 kepada perusahaan yang berhasil menunjukkan skor terbaik dalam penerapan GCG.

Chairman Institute for Corporate Governance (IICG) Group Gendut Suprayitno mengatakan, survei tahunan CGPI dan Indonesia Good Corporate Governance Award ini adalah bentuk komitmen untuk terus mendorong perusahaan di Indonesia akan menjalankan bisnisnya dengan prinsip GCG yaitu bersih, transparan, beretika dan accountable.

Baca juga: Korbankan Prinsip GCG, BPD Rawan Konflik Kepentingan

Adapun pada tahun ini ada 37 perusahaan yang keluar sebagai pemenang Indonesia Good Corporate Governance Award 2023. Diantaranya adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri Taspen, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Patra Logistik, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Bank Syariah Indonesia, PT Angkasa Pura II, PT Mandiri Utama Finance.

Kemudian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), PT Pegadaian, PT Infomedia Nusantara, PT Taspen (Persero), PT Bukit Asam Tbk, PT Permodalan Nasional Madani, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten (Bank BJB), PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT BRI Asuransi Indonesia, PT Finnet Indonesia dan PT Asuransi BRI Life. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

2 hours ago

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

6 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

10 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

14 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

14 hours ago