Poin Penting
Jakarta – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) atau Cinema XXI pada hari ini (6/11) merilis merchandise terbarunya untuk kembali menegaskan komitmennya dalam aspek lingkungan dan sosial.
Kali ini, Perseroan memperkenalkan XXI Screen Bag yang merupakan hasil upcycling lebih dari 1.000 meter persegi layar bioskop Cinema XXI yang sudah tidak terpakai lagi.
Dari sisi lingkungan, melalui XXI Screen Bag, Perseroan bertujuan untuk mengurangi limbah dan mencegah material layar bekas berakhir di tempat pembuangan akhir, sekaligus memberi nilai tambah pada barang yang sudah tidak terpakai.
Baca juga: Strategi iCIO 2026: Tekankan Investasi Teknologi di Tengah Ancaman Ekonomi Global
Corporate Secretary Cinema XXI, Indah Tri Wahyuni berharap melalui langkah kecil tersebut, perseroan dapat turut berkontribusi dalam menghadirkan perubahan yang berdampak baik bagi lingkungan dan masyarakat.
Indah menambahkan, selain menjaga lingkungan, inisiatif ini juga dapat membuka peluang ekonomi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan membawa misi sosial untuk mendukung program pemberdayaan oleh Rumah Faye.
“XXI Screen Bag menjadi cara kami menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap lingkungan dapat diwujudkan dengan cara yang kreatif, bergaya, dan bermanfaat,” ucap Indah dalam sambutannya di Jakarta, 6 November 2025.
Adapun, proses upcycling yang melibatkan UMKM, antara lain adalah pengerjaan setiap tahap produksi dengan saksama, mulai dari pembersihan, pemotongan, penjahitan, hingga pengecekan kualitas.
Baca juga: Cinema XXI Bukukan Laba Bersih Rp444,9 Miliar di Kuartal III 2025
Inisiatif XXI Screen Bag juga membawa misi sosial melalui kolaborasi dengan Rumah Faye, organisasi yang melindungi anak-anak Indonesia dari perdagangan manusia untuk mencapai potensi terbaiknya.
Nantinya, hasil penjualan XXI Screen Bag akan disalurkan untuk mendukung program pemberdayaan Rumah Faye, di antaranya pelatihan keterampilan, beasiswa pendidikan, dan pelatihan vokasi.
Sebelumnya, Cinema XXI juga telah menjalankan berbagai inisiatif, di antaranya mengubah lebih dari 4.500 lembar cover kursi bioskop menjadi bantal serbaguna, mengumpulkan minyak jelantah untuk menjadi bahan baku biofuel, serta penanaman mangrove. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More