Gedung CIMB Niaga
Poin Penting
Jakarta – CIMB Group Holdings Berhad memperluas layanan wealth dan segmen affluent di kawasan ASEAN seiring pertumbuhan pesat populasi high net-worth.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Forward30 untuk memperkuat basis dana simpanan sekaligus mendorong peluang cross-sell produk investasi, pembiayaan, dan layanan konsultasi.
Chief Executive Officer, Group Consumer Banking CIMB, Haniz Nazlan menyebut peluang di segmen ini semakin besar seiring meningkatnya kebutuhan solusi keuangan yang lebih kompleks.
“Di seluruh ASEAN, populasi affluent tumbuh pesat, didorong oleh peningkatan pendapatan, kewirausahaan, dan penciptaan kekayaan lintas generasi, dengan kebutuhan finansial yang semakin kompleks,” ujar Haniz, Selasa, 7 April 2026.
Segmen affluent di ASEAN diperkirakan tumbuh 5–6 persen per tahun dan dapat mencapai 65–70 persen dari total populasi pada 2030.
Baca juga: Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis
Untuk menangkap peluang tersebut, CIMB memperkuat layanan melalui pendekatan holistik, termasuk review portofolio berbasis insight, wealth event, serta dukungan Chief Investment Office (CIO) dan Relationship Manager.
Selain itu, kapabilitas digital ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi berbasis AI, yang memungkinkan nasabah memantau portofolio secara real-time serta mendapatkan rekomendasi investasi yang lebih personal.
Ekspansi ini, lanjutnya, juga mendukung strategi Forward30 dalam memperkuat dana simpanan (CASA) sebagai sumber pendanaan stabil.
Per Desember 2025, total dana pihak ketiga CIMB tumbuh 5,4 persen YoY menjadi RM524,4 miliar, sementara CASA naik 1,6 persen YoY menjadi RM224,1 miliar, dengan rasio CASA mencapai 42,7 persen.
Baca juga: Tumbuh 2 Persen per Bulan, Pengguna OCTO Biz CIMB Niaga Tembus 21 Ribu
Sementara itu, pada Januari 2026, CIMB meluncurkan layanan CIMB Private Wealth di Indonesia, yang akan diperluas ke Malaysia dan negara ASEAN lainnya.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Bank CIMB Niaga Tbk, Lani Darmawan, menilai Indonesia menjadi pasar potensial untuk pengembangan wealth management, didukung pertumbuhan kelas menengah dan atas serta meningkatnya kebutuhan konsultasi keuangan.
“Alih-alih mengejar pertumbuhan semata, CIMB Niaga menekankan strategi yang selektif dengan prioritas pada profitabilitas dan kualitas nasabah. Peluncuran CIMB Private Wealth menjadi wujud komitmen kami untuk mendampingi nasabah dalam membangun serta mengelola kekayaan jangka panjang yang berkelanjutan.” pungkasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More