Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mengaku terus mendukung program Bank Indonesia (BI) dalam implementasi kartu debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). CIMB Niaga sendiri mencatat, hingga awal November tahun ini pihaknya telah menerbitkan kartu debit GPN sebanyak 100.000 keping.
“Sekarang kartu GPN 100 ribuan keping yang udah tersebar, dan kita punya total 4 juta hingga 4,5 juta kartu debit,” kata Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan di Jakarta, Senin 12 November 2018.
Dirinya sendiri sebelumnya telah mentargetkan angka penerbitan kartu debit GPN sebanyak 400 ribu keping. Lani berharap terget tersebut dapat rampung dalam dua tahun mendatang seiring dengan jumlah nasabah baru CIMB Niaga.
“Kami targetkan rampung 1,5 tahun hingga 2 tahun tapi kami kan yang baru itu semua udah langsung terbitin GPN,” tambah Lina.
Sebelumnya, CIMB Niaga juga telah menerbitkan kartu debit GPN dengan desain khusus nasionalisme dan ke-Indonesiaan. Selain mendukung program GPN, inisiatif ini sekaligus untuk membangkitkan semangat nasionalisme para nasabah agar lebih bangga memanfaatkan layanan transaksi perbankan nasional.
Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) juga telah resmi meluncurkan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sebagai wujud interkoneksi antar switching dan interoperabilitas sistem pembayaran nasional.
Melalui kartu GPN, masyarakat akan diberikan kemudahan layanan pembayaran saat berada di merchant. Para nasabah dapat menggunakan EDC seluruh bank yang tergabung di GPN dengan angka Merchant Discount Rate (MDR) hanya sebesar 1 persen. (*)
Poin Penting OJK mencatat 53 rencana penawaran umum hingga Maret 2026, dengan 15 perusahaan di… Read More
Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More
Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 7 April 2026 setelah sebelumnya stabil… Read More
Poin Penting Rupiah hari ini dibuka melemah ke Rp17.076 per dolar AS (turun 0,24 persen… Read More