Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) bakal membagikan dividen tunai senilai Rp2,87 triliun kepada pemegang saham. Pembagian ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) CIMB Niaga pada Senin, 10 April 2023.
Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, nilai dividen yang dibagikan setara dengan 60% dari laba bersih CIMB Niaga (bank only) tahun buku 2022, yaitu Rp4,78 triliun.
“Dividen tunai tersebut akan dibayarkan pada 10 Mei 2023. Adapun sisa laba bersih tahun buku 2022 setelah dikurangi pembagian dividen tunai, dibukukan sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan,” jelas Lani dalam siaran pers yang diterima Infobanknews, Senin, 10 April 2023.
Lani melanjutkan, pada 2022 merupakan tahun yang menggembirakan. Sebab, CIMB Niaga berhasil meraih laba bersih tertinggi sepanjang sejarah, yaitu sebesar Rp5,0 triliun atau tumbuh 23% Year-on-Year (Y-o-Y).
“Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan kredit yang kuat, kualitas aset, dan pengelolaan beban operasional yang baik. Pertumbuhan laba bersih ini menghasilkan laba per saham naik menjadi Rp202,21 per saham. Dengan pencapaian ini, laba bersih CIMB Niaga dalam 5 tahun terakhir tumbuh secara rata-rata di posisi double-digits 10% per tahun (10% CAGR),” kata Lani.
Pihaknya berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari para stakeholders dan shareholders, sehingga CIMB Niaga dapat menangkap peluang untuk mendorong pertumbuhan bank meskipun di tengah pemulihan dan kebangkitan ekonomi Indonesia dari tantangan global.
“Kami berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dengan fokus strategi pada pertumbuhan bisnis yang profitable (profitable growth) dan berkelanjutan,” tutul Lani.(*)
Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More
Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More