Nasabah CIMB Niaga melakukan transaksi melalui layanan di Octo Mobile/Istimewa
Jakarta – CIMB Niaga menghadirkan Tabungan Digital OCTO Savers yang bisa diakses melalui kanal mobile banking OCTO Mobile. Head of Consumer Product, Preferred & Personalization CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengatakan, OCTO Savers hadir untuk menjawab kebutuhan nasabah saat ini, utamanya digital savvy yang menginginkan layanan serba praktis, cepat, mudah, dan tanpa biaya tambahan.
Melalui OCTO Mobile, nasabah bisa membuka tabungan digital OCTO Savers baik konvensional maupun Syariah (OCTO Savers-iB) dengan praktis, langsung dari ponsel di genggaman tangan, tanpa perlu datang ke kantor cabang. Hal ini sekaligus mendukung gaya hidup yang sehat dan aman, karena seluruh proses mulai dari pengisian data hingga verifikasi dilakukan lewat aplikasi tanpa perlu keluar rumah.
“OCTO Savers merupakan transformasi dari tabungan ‘ON Account’ dengan manfaat lebih besar. Setiap bulan, nasabah bisa memperoleh total 60 kali transaksi tanpa biaya apabila saldo tabungan pada akhir bulan sebelumnya mencapai minimal Rp2 juta, dan tanpa biaya administrasi bulanan,” kata Noviady dalam Diskusi Bersama CIMB Niaga di Jakarta, Kamis, 23 September 2021.
Adapun rincian 60 kali transaksi tanpa biaya tersebut mencakup, pertama, 20 kali transfer ke bank lain di Indonesia menggunakan OCTO Mobile dan OCTO Clicks. Jenis transfer yang bisa dilayani antara lain transfer online, kliring SKN/LLG, dan RTGS. Kedua, 20 kali Top-Up e-Wallet seperti GoPay, DOKU, iPaymu, AstraPay dan e-Wallet lainnya melalui OCTO Mobile dan OCTO Clicks. Ketiga, 20 kali tarik tunai di semua jaringan ATM Bersama, PRIMA, MEPS dan Mastercard/Cirrus.
Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga Juni 2021 Dana Pihak Ketiga (DPK) bank umum sudah mencapai Rp6,97 triliun. Dari nilai tersebut, jumlah tabungan masyarakat mencapai Rp2,24 triliun dan meningkat tipis dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp2,21 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More