RUPST Putuskan Deviden Tunai CIMB Niaga 20% dari Laba 2017
Jakarta–PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) optimis kinerjanya di kuartal dua tahun ini bakal lebih baik dari periode yang sama tahun lalu.
Kondisi ekonomi yang terus membaik, ditambah naiknya penyaluran kredit di sektor konsumer dan juga komersial menjadi salah satu katalis positif dalam raihan kinerja perseroan di tengah tahun ini.
Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor M Siahaan mengatakan, pertumbuhan kredit yang cukup tinggi memang terjadi di sektor infrastruktur. Namun penyaluran kredit di sektor corporate dan juga komersial masih cukup baik.
Oleh karena itu lanjut Tigor, raihan laba bersih d tengah tahun ini diharapkan mampu lebih baik dari tahun lalu. “Kita harapkan trennya positif, kami juga merasa perkembangan yang kita lakukan cukup berhasil,” katanya kepada wartawan akhir pekan lalu.
Optimisme perseroan sejatinya cukup beralasan, karena jika menilik kinerja CIMB Niaga di bulan Mei 2017 saja, pendapatan bunga bersih perusahaan sudah mencapai Rp5,03 triliun. Hal tersebut membuat capaian laba operasional membumbung ke angka Rp1,45 triliun dan laba bersih sebesar Rp1,09 triliun.
Sementara itu terkait dengan kredit, pada laporan bulanan perseroan periode Mei tahun ini CIMB Niaga sudah menyalurkan kredit sebesar Rp159,29 triliun. “Net interest income juga baik karena operating expense juga terjaga,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More