Perbankan

CIMB Niaga Target Kredit Tumbuh di Bawah 5 Persen hingga Akhir 2025, Ini Fokusnya

Poin Penting

  • CIMB Niaga targetkan pertumbuhan kredit di bawah 5% hingga akhir 2025, fokus pada kehati-hatian.
  • Penyaluran kredit selektif untuk debitur dengan kemampuan bayar dan prospek bisnis sehat.
  • CASA diproyeksikan tumbuh 12–15%, sementara NPL tetap di bawah 2%, salah satu yang terbaik di industri.

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memproyeksikan pertumbuhan kredit hingga akhir 2025 akan berada di bawah 5 persen. Direktur Utama CIMB Niaga, Lani Darmawan, menegaskan bahwa strategi perseroan saat ini lebih menekankan prinsip kehati-hatian ketimbang mengejar ekspansi agresif di tengah kondisi daya beli masyarakat yang masih tertekan.

Menurut Lani, pertumbuhan kredit CIMB Niaga memang berada di bawah rata-rata industri. Namun, hal itu sejalan dengan fokus bank menjaga kualitas aset.

“Kami harus akui kalau dari pertumbuhan kredit, kami lebih rendah dari market. Tetapi NPL atau kualitas aset kami salah satu yang terbaik di market,” ujarnya, di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis, 11 Desember 2025.

Baca juga: CIMB Niaga Gelar Workshop Jurnalisme Inspiratif

Lani menekankan bahwa CIMB Niaga memilih selektif dalam memberikan pembiayaan, baik kepada segmen ritel maupun korporasi. Tujuannya, memastikan kredit diberikan kepada debitur yang benar-benar mampu membayar dan memiliki prospek bisnis yang sehat.

“Kami sangat prudent di kredit. Kami hanya pastikan memberikan kredit kepada nasabah yang akan mampu untuk membayar dan membesarkan perusahaan, dibandingkan nanti macet dan dikejar-kejar utang. Lebih besar beban moralnya kalau kita tumbuh tetapi akhirnya bermasalah,” katanya.

Ia menambahkan bahwa penyaluran kredit juga mempertimbangkan daya beli yang belum pulih sepenuhnya. Karena itu, perseroan memetakan sektor dan debitur yang kebutuhan pendanaannya benar-benar layak diberikan.

Deposit dan CASA Diproyeksikan Tumbuh 12-15 Persen

Meski kredit tumbuh terbatas, CIMB Niaga optimistis dapat menjaga kinerja pendanaan. Lani memproyeksikan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), khususnya giro dan tabungan (CASA), tetap solid dengan target berada pada kisaran dua digit.

“Untuk deposit saya rasa akan bagus. Kami tetap menargetkan CASA itu double digit, hopefully sekitar 12–15 persen. Jadi mungkin tidak akan terlalu besar, tetapi tetap positif,” ujarnya.

Baca juga: CIMB Niaga Perkuat Kompetensi Jurnalis Lewat Workshop dan Kelas Jurnalisme Inspiratif

NPL Salah Satu yang Terbaik di Industri

CIMB Niaga juga menjaga agar rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terkendali. Lani menyebut saat ini NPL perseroan berada di bawah 2 persen, salah satu capaian terbaik di industri perbankan nasional.

“Saat ini di CIMB Niaga, we are one of the best. NPL kami di bawah 2 persen dan kami harapkan sampai akhir tahun bisa kami pertahankan,” pungkasnya. (*) Ayu Utami

Yulian Saputra

Recent Posts

Ngeri! Jangan Adili Niat Baik Para Profesional BUMN dan BUMD

Oleh Tim The Finance SEBUAH paradoks berbahaya menggeliat dalam tubuh Republik Indonesia. Di satu sisi,… Read More

2 hours ago

Amar Bank Dorong Layanan Embedded Banking di MRT Jakarta

Poin Penting Amar Bank menggandeng MRT Jakarta untuk menghadirkan layanan embedded banking di kanal digital,… Read More

7 hours ago

OJK Buka Suara soal Dugaan Penipuan Kripto yang Libatkan Timothy Ronald

Poin Penting OJK mengonfirmasi telah menerima laporan dugaan penipuan trading kripto yang diduga melibatkan Timothy… Read More

9 hours ago

Seleksi Deputi Gubernur BI Bergulir, Misbakhun Sebut Kewenangan Ada di Presiden

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan pengusulan calon Deputi Gubernur BI… Read More

9 hours ago

Penipuan Online Kian Mengkhawatirkan, OJK Ungkap Guru Besar Jadi Korban

Poin Penting OJK mengungkap penipuan online bisa menimpa siapa saja, termasuk guru besar dan kalangan… Read More

10 hours ago

RUPSLB Bank Banten Sahkan Perubahan Direksi dan Komisaris

Poin Penting RUPSLB Bank Banten yang dihadiri Gubernur Banten Andra Soni menetapkan perubahan struktur pengurus… Read More

10 hours ago