Poin Penting
Jakarta – Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk atau CIMB Niaga Syariah terus memperkuat transformasi digital di layanan perbankan syariah.
Teranyar, perseroan meresmikan Syariah Digital Branch di Bogor sebagai bagian dari strategi menghadirkan konsep hybrid banking yang menggabungkan layanan digital dan sentuhan personal di kantor cabang.
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara, mengatakan kehadiran cabang digital syariah ini merupakan respons terhadap perubahan perilaku nasabah yang semakin mengandalkan layanan digital dalam bertransaksi.
“Melalui Syariah Digital Branch, kami memadukan teknologi digital dengan layanan personal di cabang. Nasabah dapat melakukan berbagai transaksi secara mandiri dengan lebih cepat dan praktis, namun tetap mendapatkan pendampingan tim kami jika diperlukan,” ujarnya dalam peresmian Syariah Digital Branch Bogor, Jumat, 6 Maret 2026.
Baca juga: Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun
Menurutnya, cabang digital tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas layanan mandiri seperti Self Service Banking (SSB) Tablet dan SSB Kiosk yang memungkinkan nasabah membuka rekening, mengganti kartu, hingga memperbarui data nasabah secara mandiri hanya dalam waktu sekitar lima menit.
Selain itu, tersedia pula Cash Recycle Machine (CRM), Digital Hub dengan Super Customer Service, hingga OCTO Vending Machine untuk mendukung pengalaman layanan yang lebih efisien.
Pandji menjelaskan, pemilihan Bogor sebagai lokasi cabang digital syariah juga tidak lepas dari potensi ekonomi daerah tersebut. Sebagai kota penyangga Jakarta, Bogor dinilai memiliki pertumbuhan sektor ekonomi yang cukup pesat, mulai dari pariwisata, kuliner, ekonomi kreatif hingga pengembangan kawasan hunian.
Pertumbuhan aktivitas ekonomi tersebut dinilai membuka peluang peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah.
Baca juga: Transformasi Bisnis, CIMB Niaga Gencar Hadirkan Digital Branch
Analis menilai strategi pengembangan cabang digital menjadi salah satu cara perbankan menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan perluasan akses layanan. Digitalisasi memungkinkan bank menekan biaya operasional, sementara keberadaan cabang tetap dibutuhkan untuk memberikan layanan konsultasi finansial yang lebih kompleks.
Dengan model hybrid banking, bank dapat mempertahankan relasi dengan nasabah sekaligus mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin digital.
Dengan tambahan cabang di Bogor, secara nasional CIMB Niaga Syariah kini mengoperasikan 25 Kantor Cabang Syariah, lima Kantor Cabang Pembantu Syariah, serta 14 Kantor Fungsional Syariah di berbagai wilayah Indonesia.
Sebelumnya, konsep Syariah Digital Branch telah lebih dulu hadir di sejumlah kota seperti Makassar, Medan, Serpong, dan Bireuen.
Langkah ekspansi ini juga diiringi dengan penguatan kolaborasi ekosistem syariah. Dalam peresmian cabang tersebut, CIMB Niaga Syariah menandatangani nota kesepahaman kerja sama layanan perbankan dengan LPPOM MUI serta menyalurkan donasi dari Dana Kebajikan kepada Yayasan Cinta Quran.
“Ke depan, CIMB Niaga Syariah akan terus memperkuat inovasi layanan berbasis teknologi untuk mendukung kemudahan akses perbankan syariah bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang untuk memperkuat hubungan bilateral. Pertemuan dengan… Read More
Poin Penting Transaksi SPKLU PLN mencetak rekor 18.088 kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H,… Read More
Poin Penting IHSG turun 0,94% dan seluruh indeks utama kompak melemah. Indeks INFOBANK15 terkoreksi 1,87%… Read More
Poin Penting IHSG turun 0,14% dan kapitalisasi pasar BEI melemah ke Rp12.516 triliun. BBNI, EMAS,… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,14% ke level 7.097,05 sepanjang pekan 25-27 Maret 2026. Kapitalisasi pasar… Read More
Poin Penting Qlola by BRI mencatat volume transaksi Rp2.141,37 triliun hingga Februari 2026, dengan pengguna… Read More