News Update

CIMB Niaga Syariah Perluas Cabang Digital, Perkuat Strategi Hybrid Banking

Poin Penting

  • CIMB Niaga Syariah meresmikan Syariah Digital Branch di Bogor untuk memperkuat strategi hybrid banking yang menggabungkan layanan digital dengan pendampingan di kantor cabang.
  • Cabang digital dilengkapi layanan mandiri, seperti Self Service Banking Tablet, SSB Kiosk, Cash Recycle Machine, hingga OCTO Vending Machine untuk mempercepat transaksi nasabah.
  • Ekspansi jaringan layanan syariah terus berlanjut, dengan total 25 Kantor Cabang Syariah di Indonesia serta penguatan kolaborasi ekosistem syariah dengan LPPOM MUI dan Yayasan Cinta Quran.

Jakarta – Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk atau CIMB Niaga Syariah terus memperkuat transformasi digital di layanan perbankan syariah. 

Teranyar, perseroan meresmikan Syariah Digital Branch di Bogor sebagai bagian dari strategi menghadirkan konsep hybrid banking yang menggabungkan layanan digital dan sentuhan personal di kantor cabang.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara, mengatakan kehadiran cabang digital syariah ini merupakan respons terhadap perubahan perilaku nasabah yang semakin mengandalkan layanan digital dalam bertransaksi.

“Melalui Syariah Digital Branch, kami memadukan teknologi digital dengan layanan personal di cabang. Nasabah dapat melakukan berbagai transaksi secara mandiri dengan lebih cepat dan praktis, namun tetap mendapatkan pendampingan tim kami jika diperlukan,” ujarnya dalam peresmian Syariah Digital Branch Bogor, Jumat, 6 Maret 2026.

Baca juga: Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Menurutnya, cabang digital tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas layanan mandiri seperti Self Service Banking (SSB) Tablet dan SSB Kiosk yang memungkinkan nasabah membuka rekening, mengganti kartu, hingga memperbarui data nasabah secara mandiri hanya dalam waktu sekitar lima menit. 

Selain itu, tersedia pula Cash Recycle Machine (CRM), Digital Hub dengan Super Customer Service, hingga OCTO Vending Machine untuk mendukung pengalaman layanan yang lebih efisien.

Potensi Pasar Bogor

Pandji menjelaskan, pemilihan Bogor sebagai lokasi cabang digital syariah juga tidak lepas dari potensi ekonomi daerah tersebut. Sebagai kota penyangga Jakarta, Bogor dinilai memiliki pertumbuhan sektor ekonomi yang cukup pesat, mulai dari pariwisata, kuliner, ekonomi kreatif hingga pengembangan kawasan hunian.

Pertumbuhan aktivitas ekonomi tersebut dinilai membuka peluang peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah.

Baca juga: Transformasi Bisnis, CIMB Niaga Gencar Hadirkan Digital Branch

Analis menilai strategi pengembangan cabang digital menjadi salah satu cara perbankan menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan perluasan akses layanan. Digitalisasi memungkinkan bank menekan biaya operasional, sementara keberadaan cabang tetap dibutuhkan untuk memberikan layanan konsultasi finansial yang lebih kompleks.

Dengan model hybrid banking, bank dapat mempertahankan relasi dengan nasabah sekaligus mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin digital.

Perluasan Jaringan Syariah

Dengan tambahan cabang di Bogor, secara nasional CIMB Niaga Syariah kini mengoperasikan 25 Kantor Cabang Syariah, lima Kantor Cabang Pembantu Syariah, serta 14 Kantor Fungsional Syariah di berbagai wilayah Indonesia.

Sebelumnya, konsep Syariah Digital Branch telah lebih dulu hadir di sejumlah kota seperti Makassar, Medan, Serpong, dan Bireuen.

Langkah ekspansi ini juga diiringi dengan penguatan kolaborasi ekosistem syariah. Dalam peresmian cabang tersebut, CIMB Niaga Syariah menandatangani nota kesepahaman kerja sama layanan perbankan dengan LPPOM MUI serta menyalurkan donasi dari Dana Kebajikan kepada Yayasan Cinta Quran.

“Ke depan, CIMB Niaga Syariah akan terus memperkuat inovasi layanan berbasis teknologi untuk mendukung kemudahan akses perbankan syariah bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Confluent Buka Peluang Baru bagi Mitra di Pasar Data Streaming Global

Poin Penting Confluent meluncurkan program reseller “Sell with Confluent” untuk menangkap peluang pasar data streaming… Read More

3 hours ago

Berbagi Berkah Ramadan Bersama Asuransi Jasindo

Kegiatan ini sebagai wujud komitmen Asuransi Jasindo mendukung agenda pembangunan sekaligus sejalan dengan visi Asta… Read More

5 hours ago

Proyek Dermaga Semen Rp1,4 Triliun hampir Rampung, Wapres Gibran Lakukan Peninjauan

Poin Penting Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek dermaga ekspor semen milik PT Semen Indonesia… Read More

11 hours ago

Bank BPD Bali Kucurkan Rp55,16 Miliar untuk Kredit Program Perumaham

Poin Penting Penyaluran KPP Rp55,16 miliar hingga awal Maret 2026 atau 23,57 persen dari target… Read More

12 hours ago

Kelola 141 Ton Emas, Pegadaian Beberkan Strategi Pengembangan Bisnis Bullion

Poin Penting Pegadaian kelola emas fisik 141 ton dari deposito, modal kerja, bulion trading, dan… Read More

16 hours ago

Tata Kelola Dinilai jadi Penentu Sukses Transformasi AI

Poin Penting Tata kelola AI krusial bagi organisasi. RSM Indonesia menilai keberhasilan implementasi AI tidak… Read More

17 hours ago